Nata, Asko (2025) Interaksi gereja sidang kristus dan masjid agung kota sukabumi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (128kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARISME)
1211020012 Askonata - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (262kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (140kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (293kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (201kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (381kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Interaksi antara Gereja Sidang Kristus dan Masjid Agung di Sukabumi dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama. Kerukunan antar umat beragama merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial di Indonesia yang kaya akan keberagaman agama, etnis, dan budaya. Sukabumi, sebagai kota yang memiliki berbagai kelompok agama, menawarkan konteks yang menarik untuk mempelajari bagaimana dua lembaga keagamaan yang berbeda gereja Kristen dan masjid Islam dapat berkolaborasi menciptakan kedamaian dan saling pengertian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi sosial, mengidentifikasi kegiatan kolaboratif, serta mengeksplorasi faktor pendukung dan penghambat dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Pendekatan teoritis yang digunakan dalam penelitian ini berlandaskan pada teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons, yang menekankan peran lembaga dalam mempertahankan keseimbangan dan integrasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, wawancara dengan tokoh agama, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana kedua lembaga berinteraksi dalam kehidupan sosial yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedekatan dan kolaborasi yang proaktif antara Gereja Sidang Kristus dan Masjid Agung menjadi contoh konkret dari kerukunan antar umat beragama. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya tantangan yang muncul, seperti ketegangan sosial dan politik yang kadang menghambat proses kolaborasi. Kata kunci: kerukunan antar umat beragama, Sukabumi, kolaborasi agama, fungsionalisme struktural, dialog, lembaga keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kerukunan antar umat beragama; Sukabumi; kolaborasi agama; fungsionalisme struktural; dialog; lembaga keagamaan |
| Subjects: | Christianity > Education, Research |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Asko Nata |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 07:14 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 07:14 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127039 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



