Komunikasi transendental upacara adat Ngempel: Studi etnografi komunikasi upacara adat Ngempel masyarakat Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Ismatulloh, Muhammad Alfauzi (2025) Komunikasi transendental upacara adat Ngempel: Studi etnografi komunikasi upacara adat Ngempel masyarakat Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK (FIX).pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
KETERANGAN PLAGIARISM (2).pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (322kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (414kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis bentuk komunikasi transendental dan makna upacara adat Ngempel di Desa Jeruk Manis melalui teori etnografi komunikasi Dell Hymes. Penelitian dilatarbelakangi oleh perlunya memahami praktik komunikasi transendental di dalam sebuah upacara adat masyarakat tradisional Indonesia, khususnya di Desa Jeruk Manis, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Teori yang digunakan adalah model SPEAKING Hymes yang mencakup setting, participants, ends, act sequence, key, instrumentalities, norms, dan genres. Kemudian penggunaan teori komunikasi transendental juga dilakukan sebagai teori penguat dalam penelitian. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian berada di Desa Jeruk Manis, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Teknik pengumpulan data primer diperoleh dari wawancara mendalam terhadap tiga narasumber: Nasipudin (kepala desa), Muhammad Rum (tokoh agama), dan Khairudin (masyarakat), serta observasi partisipan langsung pada upacara Ngempel. Data sekunder diperoleh dari dokumen desa dan literatur terkait. Temuan menunjukkan bahwa upacara Ngempel merupakan komunikasi transendental yang mengintegrasikan hubungan manusia-alam-Tuhan melalui elemen SPEAKING: setting musiman di sumber air, participants berstruktur (tokoh agama-adat-pekasih-masyarakat-yatim) , ends berupa bentuk syukur terhadap lingkungan, act sequence seperti tahapan ritual yang dijalankan, key yang dinamis mulai dari senang-khidmat-riang, instrumentalities dalam bentuk bahasa campur Sasak-Arab dan simbol sesajen, norms berupa pantangan makan bersama, serta genres melalui doa sakral. Makna utama yang terkandung dalam upacara adat Ngempel mencakup syukur, solidaritas gotong royong, dan pelestarian tradisi, meskipun dampak religiusitas individu tidak terlalu signifikan karena lebih berfokus kepada solidaritas sosial. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang komunikasi ritual pada masyarakat tradisional Indonesia. Upacara Ngempel juga berfungsi sebagai media dakwah tradisional yang mengandung nilai-nilai syukur kepada Allah sebagai sumber segala rezeki, terutama air sebagai sumber kehidupan utama. Pendekatan dakwah yang bersifat kultural dan kontekstual memungkinkan penerimaan pesan keagamaan secara lebih efektif karena turun langsung dari tradisi dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu, penguatan solidaritas sosial dan kesadaran ekologis yang tercermin dalam upacara ini menjadi bagian dari dakwah bil-hal (dakwah melalui perbuatan), yaitu menyampaikan nilai-nilai Islam melalui tindakan nyata yang mencerminkan ajaran agama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Transendental; Upacara Adat Ngempel; Etnografi Komunikasi
Subjects: Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication
Social Groups > Ethnic Groups, Ethnography, Ethnology
Culture and Institutions
Culture and Institutions > Specific Aspect of Culture
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Muhammad Alfauzi Ismatulloh
Date Deposited: 31 Dec 2025 06:22
Last Modified: 31 Dec 2025 07:22
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127075

Actions (login required)

View Item View Item