Sayyidatul Majidah Nur, Afni (2025) Konsep kenegaraan menurut penafsiran Bakri Syahid dalam tafsir Al-Huda ( tafsir AL-Quran bahasa Jawi ). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover (1).pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak (1).pdf Download (160kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT KETERANGAN LULUS CEK PLAGIARISME)
1211030161 Nur afni sayyidatul majidah - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (266kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi (2).pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I (1).pdf Download (282kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_BAB II (1).pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_BAB III (3).pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV (1).pdf Restricted to Registered users only Download (481kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_BAB IV (1).pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka (1).pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep kenegaraan menurut penafsiran Bakri Syahid dalam Tafsir Al-Huda, sebuah karya tafsir berbahasa Jawa yang lahir dalam konteks sosial-politik Orde Baru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Bakri Syahid menafsirkan ayat–ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan prinsip-prinsip kenegaraan serta bagaimana penafsiran tersebut berinteraksi dengan budaya Jawa dan ideologi kebangsaan Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik, hermeneutika kontekstual, dan analisis sosial-historis terhadap teks tafsir dan latar penulisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Huda menghadirkan nilai-nilai kenegaraan yang bersifat etis dan kultural, meliputi keadilan sosial, musyawarah, amanah, etika kepemimpinan, nasionalisme religius, serta relasi harmonis antara agama dan negara. Bakri Syahid menafsirkan ayat-ayat seperti QS. al-Nisā’ [4]: 58–59, QS. al-Syūrā [42]: 38, QS. al-Baqarah [2]: 30, dan QS. al-Ḥajj [22]: 41 dalam kerangka budaya Jawa yang mengutamakan harmoni dan keteraturan, serta dalam bingkai ideologi Pancasila yang menempatkan nilai moral sebagai dasar kehidupan berbangsa. Penafsiran tersebut menunjukkan adanya konservatisme kultural yang berorientasi pada stabilitas sosial, namun tetap moderat dan inklusif. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan studi tafsir Nusantara dengan menunjukkan bagaimana karya tafsir lokal mampu mengintegrasikan nilai Qur’ani, kearifan budaya, dan kebutuhan kebangsaan, sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi kajian kenegaraan dengan menawarkan model etika politik yang relevan bagi Indonesia kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | Tafsir Al-Huda; Kenegaraan; Tafsir Nusantara |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nur Afni Sayyidatul M |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:26 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:26 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



