Awanis, Pradiza Adzhani (2025) Interaksi simbolik dalam khitobah Ta'tsiriyah sebagai media dalam moderasi beragama : Studi kasus pada pengajian rutinan di masjid Lautze 2. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
This is the latest version of this item.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (76kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Restricted to Registered users only Download (108kB) |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIASI)
SK BEBAS PLAGIASI.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
daftar isi.pdf Restricted to Registered users only Download (858kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (398kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (412kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (515kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Masjid Lautze 2 Bandung adalah sebuah tempat dakwah yang beragam, mengintegrasikan ajaran Islam dengan warisan budaya Tionghoa. Salah satu bentuk penyampaian dakwah yang dilakukan di masjid ini yaitu khitobah ta’tsiriyah dalam kegiatan pengajian rutin, yang menekankan pendekatan yang persuasif, inklusif, dan sesuai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi interaksi simbolik dalam khitobah ta’tsiriyah sebagai sarana untuk memoderasi agama dengan mengacu pada teori interaksi simbolik yang dikembangkan oleh George Herbert Mead, yang melibatkan konsep pikiran, diri, dan masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap para penceramah serta jamaah yang mengikuti pengajian rutin di Masjid Lautze 2 Bandung. Proses analisis data dilakukan dengan pendekatan Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, penyajian, pengkondensasian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses penciptaan makna (pikiran) berlangsung melalui simbol-simbol dakwah yang bersifat inklusif dan berakar dari budaya setempat. Pembentukan identitas diri (diri) jamaah terjadi melalui penyerapan nilai-nilai moderasi beragama yang disampaikan dengan cara yang humanis, sedangkan konteks sosial (masyarakat) terbentuk lewat pola interaksi yang bersifat dialogis dan setara. Dengan demikian, khitobah ta’tsiriyah berfungsi secara efektif sebagai alat untuk memoderasi beragama dalam meningkatkan kesadaran keislaman yang bersifat toleran di tengah komunitas multikultural.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Interaksi Simbolik; Khitobah Ta'tsiriyah; Moderasi Beragama; |
| Subjects: | Islam > Specific Moral Issues Islam Umum > Islam dan Ilmu Sosial |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Pradiza diza Adzhani Awanis |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 06:22 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 06:22 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127628 |
Available Versions of this Item
-
Interaksi simbolik dalam khitobah ta'tsiriyah sebagai media dalam moderasi beragama : studi kasus pada pengajian rutinan di masjid lautze 2. (deposited UNSPECIFIED)
- Interaksi simbolik dalam khitobah Ta'tsiriyah sebagai media dalam moderasi beragama : Studi kasus pada pengajian rutinan di masjid Lautze 2. (deposited 09 Feb 2026 06:22) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |



