Dzulfikar, Muhamad Arya (2025) Rekonstruksi peristiwa tsunami Selat Sunda tahun 2018 dan dampaknya terhadap masyarakat pesisir Anyer-Cinangka. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
cover.pdf Download (73kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf Download (95kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
SURAT PERNYATAAN-1 (1).pdf Download (53kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (53kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (271kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (410kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III. pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (888kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) |
||
|
Text (DAFTAR SUMBER)
DAFTAR SUMBER.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (738kB) |
Abstract
Selat Sunda merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi bencana berupa tsunami. Seiring berkembangnya zaman dan bertambahnya populasi manusia, Tsunami menjadi suatu ancaman bencana bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir yang dekat dengan Selat Sunda. Peristiwa Tsunami di Selat Sunda pernah terjadi pada akhir tahun 2018. Tsunami tersebut dikatagorikan sebagai Silent Tsunami karena terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya sebuah peringatan dini. Sehingga, peristiwa tsunami tersebut memberikan sebuah dampak terhadap masyarakat sekitar Selat Sunda. Termasuk wilayah pesisir Anyer dan Cinangka, dimana merupakan wilayah pariwisata dan dihuni oleh banyak penduduk. Berdasarkan uraian diatas tidak banyak dari masyarakat yang mengetahui tentang silent tsunami yang terjadi pada akhir tahun 2018 dan bagaimana dampak yang diberikan terhadap masyarakat. Peristiwa tsunami tersebut penting untuk diingat karena menjadi sebuah pembelajaran bagi masyarakat di pesisir yang dekat dengan Selat Sunda. Penulis bertujuan untuk mengetahui bagaimana terjadinya tsunami di Selat Sunda pada tahun 2018 dan dampak terhadap masyarakat di pesisir Anyer dan Cinangka. Dalam melakukan penelitian tentang bencana tsunami Selat Sunda dan dampaknya, penulis memerlukan metode penelitoan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber, interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis. Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada tahun 2018 disebabkan oleh letusan Gunung Anak Krakatau sehingga terjadinya longsor ke permukaan laut dan kondisi air laut di Selat Sunda sedang pasang. Diperparah tanpa adanya peringatan dini kepada masyarakat, karena badan institusi terkait yaitu BMKG pada saat itu hanya bisa memberi peringatan terhadap tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi. Kejadian tsunami tersebut memberikan dampak terhadap masyarakat pesisir Anyer dan Cinangka berupa kerugian materi dan pola pikir masyarakat. Tsunami memberikan kerugian materi yaitu terhambatnya aktivitas ekonomi dan rusaknya permukiman. Sedangkan dalam pola pikir masyarakat tentang sadar terhadap bencana mengalami peningkatan, dimana pola pikir tersebut dikemas melalui aktivitas bermasyarakat dan beragama.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tsunam; Selat Sunda; Sejarah Kebencanaan |
| Subjects: | Islam > Historical, Geographic of Islam Culture and Institutions Culture and Institutions > Specific Aspect of Culture History of Southeast Asia > History of Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | dzulfikar basith |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 02:09 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 03:53 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127794 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



