Afriyani, Dessy (2025) Manajemen kurikulum pesantren berbasis pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas : Penelitian di pesantren At-Taqwa Depok. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (251kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIASI)
3_SK Bebas Plagiasi.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (151kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf Download (388kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (553kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (380kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
9_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (195kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pendidikan harus mengupayakan tumbuhnya seluruh potensi manusia, baik bersifat spiritual, intelektual, daya khayal, fisik, ilmu pengetahuan, maupun bahasa, baik secara perorangan maupun kelompok, dan mendorong tumbuhnya seluruh aspek tersebut agar mencapai kebaikan dan kesempurnaan. Demikian pula dengan proses pendidikan yang berlangsung di pesantren. Tidak hanya mengajarkan ilmu, pesantren juga memegang peranan penting dalam pembentukan karakter dan akhlak individu. Kurikulum pesantren harus mengacu pada tujuan pendidikan yang sudah dirumuskan dalam tujuan pendidikan Islam. Kurikulum tidak hanya berupa dokumen yang tersimpan atau terpajang sebagai syarat administrasi lembaga, tetapi juga diperlukan rancangan manajemen kurikulum pesantren khususnya dalam pembahasan ini berupa manajemen kurikulum pesantren berbasis pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis perencanaan kurikulum pesantren; 2) Menganalisis pengorganisasian kurikulum pesantren; 3) Menganalisis pelaksanaan kurikulum pesantren; 4) Menganalisis evaluasi kurikulum pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, lalu penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan kurikulum diawali dengan penelitian untuk merumuskan konsep awal pesantren, lalu disusun visi, misi dan tujuan pesantren, yang kemudian diturunkan pada tujuan kurikulum. Selanjutnya kurikulum disusun oleh tim penyusun kurikulum; 2) Pengorganisasian kurikulum mencakup ruang lingkup dan urutan bahan pelajaran, kontinuitas kurikulum, keseimbangan bahan pelajaran, dan alokasi waktu yang dibutuhkan dalam kurikulum; 3) Pelaksanaan kurikulum yang telah dikembangkan dalam tahap sebelumnya, kemudian diujicobakan dengan pelaksanaan dan pengelolaan yang disesuaikan terhadap situasi dan kondisi lapangan dan karakteristik peserta didik baik perkembangan intelektual, emosional, serta fisik; 4) Evaluasi kurikulum dilakukan untuk menilai sejauh mana kurikulum mencapai tujuannya, kemanfaatan sumber daya yang digunakan untuk mencapai tujuan, kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan siswa dan masyarakat, serta kemungkinan untuk diimplementasikan dengan sumber daya yang ada.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | manajemen kurikulum; kurikulum pendidikan Islam; Pemikiran Islam; Naquib Al-Attas; |
| Subjects: | Islam > Islamic Religious Education Education > Organization of Education Curricula > Curriculum Development |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Dessy Afriyani |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 01:42 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 01:42 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127941 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



