Pengaruh latar belakang pemahaman agama dan tingkat interaksi sosial terhadap sikap toleransi antarumat beragama di Kota Bandung

Fathiyah, Husna (2026) Pengaruh latar belakang pemahaman agama dan tingkat interaksi sosial terhadap sikap toleransi antarumat beragama di Kota Bandung. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (273kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
SURAT BEBAS PLAGIASI HUSNA FATHIYAH.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (234kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (789kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (35kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN (31).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (915kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latar belakang pemahaman agama dan tingkat interaksi sosial terhadap sikap toleransi antarumat beragama di Kota Bandung. Kota Bandung dikenal memiliki keragaman agama yang tinggi dengan adanya 2.671 masjid, 847 mushola, 402 gereja Kristen, 18 gereja Katolik, 4 pura, 34 wihara, dan 2 klenteng pada tahun 2023. Keberagaman ini menimbulkan paradoks antara potensi sosial budaya yang kaya dan tantangan dalam menjaga harmoni antarumat beragama. Fokus penelitian diarahkan pada dua faktor utama yang diduga memengaruhi toleransi, yaitu pemahaman agama dan intensitas interaksi sosial. Pemahaman agama yang inklusif dan moderat berpotensi menumbuhkan sikap saling menghormati, sedangkan interaksi sosial yang intens dapat mengikis prasangka dan membangun solidaritas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian sebanyak 384 responden dewasa di 15 kecamatan Kota Bandung dipilih melalui alokasi proporsional berdasarkan jumlah penduduk dan proporsi agama. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitas dengan koefisien Cronbach’s Alpha masing-masing 0,829 (pemahaman agama), 0,779 (interaksi sosial), dan 0,761 (sikap toleransi). Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik, termasuk normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pemahaman agama berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap toleransi (β = 0,161; t = 4,043; p < 0,05), sedangkan tingkat interaksi sosial memiliki pengaruh positif lebih dominan (β = 0,533; t = 12,859; p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut secara signifikan memengaruhi sikap toleransi antarumat beragama (F = 203,323; p <0,05). Temuan ini menegaskan bahwa penguatan toleransi di masyarakat multikultural seperti Kota Bandung memerlukan kombinasi pemahaman agama yang inklusif dan interaksi sosial yang intens serta berkualitas. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam merumuskan strategi penguatan toleransi, misalnya melalui pendidikan agama moderat dan program dialog antaragama.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: pemahaman agama; interaksi sosial; toleransi antarumat beragama; Kota Bandung; masyarakat multikultural
Subjects: Social Groups
Social Groups > Religious Groups
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Studi Agama Agama
Depositing User: Husna Fathiyah
Date Deposited: 09 Feb 2026 03:55
Last Modified: 09 Feb 2026 04:29
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127968

Actions (login required)

View Item View Item