Haitami, Danny (2025) Tanggapan netizen Twittter dalam menanggapi kebijakan evaluasi dukungan Indonesia untuk Palestina: Peneliatan pada CNN, Detik, Liputan 6. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (40kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
||
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
3_suratplagiarisme.pdf Download (74kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (204kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (486kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (74kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTARPUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) |
Abstract
Konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel telah memicu berbagai reaksi di ruang publik, khususnya di Indonesia yang secara historis menunjukkan dukungan kuat terhadap Palestina. Ketika muncul kebijakan yang mengisyaratkan evaluasi terhadap dukungan tersebut, ruang digital terutama media sosial Twitter dipenuhi oleh beragam tanggapan yang mencerminkan kepekaan publik terhadap isu ini. Respons masyarakat Indonesia di media sosial menjadi indikator penting dalam membaca dinamika opini publik dan arah narasi yang berkembang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode analisis framing. Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap unggahan, komentar, dan interaksi warganet di media sosial Twitter (kini dikenal sebagai X) yang secara langsung berkaitan dengan isu evaluasi kebijakan dukungan Indonesia terhadap Palestina. Penelitian ini berpijak pada teori komunikasi, jurnalistik, agenda setting, framing, opini publik, serta komunikasi digital, sebagai dasar dalam menelaah bagaimana isu dibentuk dan disebarluaskan dalam ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons pengguna media sosial X didominasi oleh ekspresi solidaritas emosional terhadap Palestina, pembelaan atas nilai-nilai keagamaan, serta seruan terhadap konsistensi kebijakan politik luar negeri Indonesia. Framing yang dibangun oleh pengguna media sosial menggambarkan Palestina sebagai simbol ketidakadilan global yang erat kaitannya dengan identitas keagamaan dan nasionalisme. Diksi yang digunakan cenderung kuat, penuh muatan moral dan religius. Isu utama yang mengemuka dalam percakapan digital meliputi: tuntutan atas konsistensi kebijakan luar negeri, solidaritas kemanusiaan lintas batas, dan penguatan identitas kolektif berbasis agama. Ketiga isu ini muncul dan menyebar melalui tahapan agenda setting, dari agenda media hingga agenda publik, yang pada akhirnya membentuk arena pengaruh opini publik dalam lanskap media sosial. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa ruang digital bukan hanya tempat ekspresi, tetapi juga arena artikulasi sikap politik masyarakat terhadap kebijakan negara.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | : Evaluasi Kebijakan; Dukungan Indonesia Palestina; Opini Publik; Framing; Agenda Setting; Solidaritas Digital |
| Subjects: | Ethics of Social Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Research of Social Interaction Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication Social Process > Conflict Social |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Danny Haitami |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 04:14 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 04:14 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127980 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



