Dakwah melalui tradisi Wuku Taun : Studi Etnografi di kampung Adat Cikondang Kecamatan Pangalengan Bandung Jawa Barat

Thoyiban, Rizwan (2025) Dakwah melalui tradisi Wuku Taun : Studi Etnografi di kampung Adat Cikondang Kecamatan Pangalengan Bandung Jawa Barat. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstak.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_lembar pernyataan plagirism.pdf

Download (443kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftar isi.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_Bab 1.pdf

Download (300kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (598kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
9_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tradisi Wuku Taun menjadi kegiatan khas di Kampung Adat Cikondang sebagai bentuk dakwah kultural yang menggabungkan nilai islam dan budaya Sunda melalui ritual syukur, kebersamaan, dan pelestarian warisan leluhur. Hadirnya kegiatan ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melestarikan budaya dan menyebarkan nilai- nilai yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dakwah yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Adat Cikondang mulai dari makna, proses, sampai peran melalui pelaksanaan kegiatan Tradiwi Wuku Taun. Teori yang penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori interaksi simbolik dari George Herbert Mead dan Herbert Blummer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni etnografi, pendekatan kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Tradisi Wuku Taun sebagai media dakwah syarat dengan makna simbolik, mulai dari tumpeng ketan dan ayam putih melambangkan kebersihan hati, ayam hitam sebagai ketekunan, dan ayam abu- abu untuk menolak keserakahan. 2) Proses interaksi sosial dari pelaksanaan Tradisi Wuku Taun dijadikan sebagai warisan budaya melalui simbol- simbol yang dimaknai secara kolektif sebagai sarana dakwah yang menghasilkan solidaritas, gotong royong, dan nilai- nilai kebersamaan. 3) Peran yang dirasa dari pelaksanaan Wuku Taun yakni sebagai media dakwah yang efektif dan inklusi, memperkuat identitas islam sekaligus melestarikan budaya Sunda. Melalui pendekatan simbolik dan interaksi sosial, nilai- nilai agama diinternalisasi dalam kehidupan masyarakat secara alami sejalan dengan teori interaksi simbolik dari Blumer dan Mead.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Dakwah Tradisional; Makna Simbolik; Wuku Taun; Kampung Adat
Subjects: Culture and Institutions
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Rizwan Thoyiban
Date Deposited: 11 Feb 2026 08:06
Last Modified: 11 Feb 2026 08:06
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128035

Actions (login required)

View Item View Item