Aisy, Hafizh Azhara Rihhadatul (2025) Analisis dinamika permohonan dispensasi Nikah pasca perubahan Undang-Undang nomor 16 tahun 2019 di Pengadilan Agama Majalengka. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (158kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (163kB) | Preview |
|
|
Text
Surat Pernyataan .pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (490kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (454kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN (4).pdf Restricted to Repository staff only Download (620kB) |
Abstract
Dinamika permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Majalengka, yakni dampak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan terkait perubahan batas usia perkawinan laki-laki dan perempuan menjadi 19 tahun. Namun, pada realitasnya masih banyak masyarakat yang melakukan pernikahan usia dini. Hal itu menyebabkan meningkatnya perkara permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama majalengka. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi adanya dinamika permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Majalengka pasca perubahan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, untuk mengetahui alasan para pihak mengajukan permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Majalengka, untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim Pengadilan Agama Majalengka dalam mengabulkan permohonan dispensasi. teori maslahah mursalah menurut imam Al-Ghazali yang memandang bahwa suatu kebijakan hukum dapat ditetapkan sepanjang bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan dan mencegah kemudharatan, serta tidak bertentangan dengan nash dan tujuan syariat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis-empiris. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara di Pengadilan Agama Majalengka dan sumber data sekunder dari bahan kepustakaan dan literatur yang mempunyai hubungan dengan objek penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi (pengamatan), wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang melatarbelakangi adanya dinamika permohonan dispensasi nikah dipengaruhi oleh perubahan undang-undang tentang batas usia perkawinan bagi laki-laki dan perempuan disamakan menjadi 19 tahun. Oleh karena itu perkara dispensasi nikah di Pengadilan Agama Majalengka meningkat. Adapun alasan para pihak mengajukan permohonan dispensasi nikah karena faktor kehamilan di luar nikah dan faktor tradisi budaya lokal, dalam mempertimbangkan perkara permohonan dispensasi nikah hakim tidak hanya berpegang pada aspek aspek yuridis, tetapi juga sosiologis, psikologis, dan maqashid syari’ah. Pertimbangan ini bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemaslahatan bagi semua pihak yang terlibat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dispensasi Nikah; Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019; Pengadilan Agama Majalengka; |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Al-Qur'an dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia Aqaid (Aqidah, Akidah) dan Ilmu Kalam > Islam tentang Agama dan Aliran Lain, Hubungan Islam dengan Agama dan Aliran Lain Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah |
| Depositing User: | Hafizh Azhara Rihhadatul Aisy |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 03:14 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:14 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128041 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



