Lazuardi, Fakhrul (2026) Pengalaman keagamaan kaum minoritas: Studi kasus pada umat katolik di Stasi Kristus Gapuraning Rahayu Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (111kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (73kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (146kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (95kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (262kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3 (14).pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (743kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (90kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (409kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengalaman keagamaan umat Katolik di Stasi Kristus Gapuraning Rahayu, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini berangkat dari realitas umat Katolik yang hidup sebagai kelompok minoritas di tengah masyarakat mayoritas non-Katolik, sehingga menarik untuk dikaji bagaimana iman Katolik dihayati dalam kehidupan sehari-hari. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pengalaman keagamaan Joachim Wach, yang menekankan bahwa iman tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan doktrinal, tetapi juga sebagai pengalaman hidup yang terwujud dalam dimensi pemahaman iman (teoritis), praktik keagamaan (praktis), dan relasi sosial (persekutuan). Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologi dengan metode wawancara mendalam terhadap umat Katolik Stasi Kristus Gapuraning Rahayu sebagai narasumber utama. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memahami makna pengalaman iman umat dalam konteks kehidupan stasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dimensi teoretis, iman umat lebih banyak dimaknai secara sederhana dan kontekstual, berakar pada pengalaman hidup, keluarga, serta tradisi Gereja yang diwariskan secara turun-temurun. Dalam dimensi praktis, iman diwujudkan melalui keterlibatan dalam perayaan Ekaristi, doa pribadi dan bersama, serta kesetiaan menjalani nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari meskipun di tengah keterbatasan dan kesibukan. Sementara itu, dalam dimensi persekutuan sosial, umat menunjukkan relasi yang harmonis baik dengan sesama umat Katolik maupun dengan masyarakat sekitar yang berbeda agama, yang tercermin dalam semangat gotong royong, toleransi, dan keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman keagamaan umat Katolik di Stasi Kristus Gapuraning Rahayu bersifat utuh dan kontekstual, di mana iman tidak hanya dihayati dalam ruang liturgis, tetapi juga diwujudkan dalam praktik hidup sehari-hari dan relasi sosial. Pengalaman iman tersebut menjadi sumber kekuatan bagi umat untuk tetap bertahan, membangun kebersamaan, serta hidup rukun di tengah masyarakat yang majemuk.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengalaman Keagamaan; Iman Katolik; Joachim Wach; Stasi |
| Subjects: | Religious Mythology > Interreligious Relations Religious Ethics Other Religion Social Groups > Religious Groups |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Fakhrul Lazuardi |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 03:55 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 04:02 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128119 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



