Authari, Alya Latifah (2026) Dating Hadis tentang kepemimpinan perempuan: Isnad Cum Matn Analysis (ICMA). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (116kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (109kB) | Preview |
|
|
Text (Surat Keterangan Lulus Plagiarisme)
1221060013 Alya Latifah Authari - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (86kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (583kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (130kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (958kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (117kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) | Request a copy |
Abstract
Hadis Abu Bakrah tentang kepemimpinan perempuan (lan yufliḥa qaumun wallaw amrahum imra'atan), hingga kini masih menjadi perdebatan antara pemahaman tekstual yang cenderung melarang dan tuntutan kesetaraan gender dalam konteks kontemporer. Skeptisisme orientalis terhadap otentisitas hadis serta kompleksitas varian riwayat menuntut verifikasi historis yang akurat untuk menjembatani otoritas teks dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan, menguji validitas dan kontekstualisasi hadis tersebut melalui pendekatan Dating dan Isnad Cum Matn Analysis (ICMA) yang dikembangkan Harald Motzki, guna merekonstruksi asal-usul historis dan makna substantif riwayat ini. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer dihimpun dari kitab hadis kanonik dan pra-kanonik, meliputi Musnad Aḥmad (No. 19.507, 19.573, 19.575, 19.612), Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (No. 4.073, 6.570), Sunan al-Nasā'ī (No. 5.293), serta karya Ibnu Qutaybah (Kitāb I'lām 'alā rasūlillāh). Analisis data dilakukan melalui empat tahapan ICMA: inventarisasi jalur periwayatan dan varian matan, pemetaan struktur sanad untuk mengidentifikasi common link, komparasi varian matan guna menelusuri pola evolusi redaksi, serta rekonstruksi kronologis berdasarkan korelasi sanad matan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Nufa'i bin al-Ḥārith (Abu Bakrah) berposisi sebagai Real Common Link (RCL) yang pertama kali menyebarkan riwayat ini pada kisaran tahun 32–52 H, didukung oleh dua Real Partial Common Link (RPCL) independen, yaitu 'Uyainah bin 'Abdur Raḥmān (dengan tiga supporting isnad) dan 'Utsmān bin al-Ḥaytsam (dengan empat supporting isnad). Varian matan asnadū (أَسْنَدُوا) dalam Musnad Aḥmad teridentifikasi sebagai proto-matn atau redaksi paling awal secara historis, sementara varian wal-law, tamlikuhum, dan aslamu merupakan elaborasi redaksional yang muncul pada tahap transmisi berikutnya. Konteks historis (asbāb al-wurūd) hadis ini merujuk secara spesifik pada krisis suksesi politik di Persia pasca kematian Kisra II, ketika putri Kisra (Būrān) diangkat di tengah kekacauan dinasti Sassaniyah. Pembahasan menunjukkan bahwa hadis ini bersifat kontekstual (khāṣṣ) sebagai kritik terhadap sistem monarki absolut tanpa akuntabilitas, bukan larangan universal (ʿāmm) terhadap kepemimpinan perempuan. Dalam sistem demokrasi modern yang mengedepankan kompetensi, checks and balances, dan partisipasi publik, hadis ini tidak bertentangan dengan kepemimpinan perempuan yang memenuhi syarat al-'adālah (keadilan), al-kifāyah (kompetensi), dan kemampuan menjaga maṣlaḥah 'āmmah (kemaslahatan umum). Penelitian ini menyimpulkan bahwa inti etis hadis adalah kehati-hatian terhadap penyerahan otoritas tertinggi kepada pihak yang tidak kompeten dalam situasi krisis, sehingga membuka ruang legitimasi bagi perempuan untuk memimpin berdasarkan meritokrasi sesuai maqāṣid al-syarīʿah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dating; Hadis; Isnad Cum Matn Analysis (ICMA); Kepemimpinan Perempuan; Kritik Historis; Kontekstualisasi. |
| Subjects: | Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Alya Latifah Authari |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 04:36 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 04:36 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128628 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



