Ihsan, Muhammad (2025) Euthanasia dalam perspektif hukum Islam : Analisis komparatif terhadap pemikiran Masjfuk Zuhdi dan Ibrahim Hosen. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_COVER.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf Download (232kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
SURAT PERNYATAAN KARYA SENDIRI (10).pdf Download (264kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf Download (446kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text (BAB III)
6_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text (BAB V)
8_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (725kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (817kB) |
Abstract
Skripsi ini membahas mengenai euthanasia dalam perspektif hukum Islam, dengan fokus pada analisis pemikiran dua tokoh ulama kontemporer Indonesia, yakni Masjfuk Zuhdi dan Ibrahim Hosen. Euthanasia adalah tindakan mengakhiri hidup seseorang dengan sengaja guna menghindari penderitaan yang berkepanjangan akibat penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Dalam Islam, permasalahan ini sangat erat kaitannya dengan prinsip perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs) dan kedaulatan Allah SWT atas hidup dan mati manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan kedua tokoh tersebut terhadap praktik euthanasia serta dasar hukum Islam yang digunakan dalam membenarkan atau menolaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pemikiran Masjfuk Zuhdi mengenai euthanasia. 2) Untuk mengetahui pemikiran Ibrahim Hosen mengenai euthanasia. 3) Untuk mengetahui analisis komparatif antara pemikiran Masjfuk Zuhdi dan Ibrahim Hosen mengenai euthanasia. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah, teori maslahat, serta prinsip-prinsip kaidah fikih seperti irtikāb akhaff al-ḍararayn (mengambil mudarat yang lebih ringan) sebagai landasan analisis terhadap kebolehan atau pelarangan euthanasia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui tela’ah literatur berupa buku, jurnal, artikel, fatwa, serta karya tulis kedua tokoh yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif untuk mengetahui titik temu dan perbedaan pandangan antara keduanya dalam merespons isu euthanasia. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) Masjfuk Zuhdi menolak euthanasia dalam bentuk apa pun karena dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak hidup yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. 2) Ibrahim Hosen memiliki pandangan yang lebih terbuka dengan memberikan kelonggaran pada kondisi tertentu, selama memenuhi syarat-syarat ketat dan dalam rangka mencegah penderitaan yang lebih besar. Pandangannya didasarkan pada prinsip kemaslahatan dan kaidah fikih tentang memilih mudarat yang lebih ringan (akhaf al-ḍararayn). 3) Dengan demikian, terdapat perbedaan yang mencerminkan dinamika ijtihad dalam hukum Islam kontemporer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan wacana hukum Islam di bidang bioetika serta menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan etik kedokteran di masyarakat modern.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perspektif; Hukum Islam; Euthanasia |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Medicine and Health |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Muhammad Ihsan |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 01:07 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 04:35 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128736 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



