Pratama, Aldi Bagja (2026) Peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan pendidikan anak di kecamatan Bayongbong kabupaten Garut. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (203kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (251kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (78kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (387kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (426kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (629kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan pendidikan anak pada keluarga penerima manfaat di Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut. Pendamping tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap ketentuan program, tetapi juga memberikan motivasi, pendampingan sosial, serta menjembatani komunikasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah. Dalam praktiknya, masih ditemukan keluarga dengan tingkat kesadaran pendidikan yang rendah, keterbatasan ekonomi, serta permasalahan sosial dan administratif yang memengaruhi keberlanjutan pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendamping PKH dalam meningkatkan pendidikan anak di wilayah tersebut. Kerangka berpikir penelitian mengacu pada teori peran menurut Heroepoetri (1993) yang meliputi lima dimensi, yaitu peran sebagai kebijakan, strategi, alat komunikasi, alat penyelesaian sengketa, dan terapi. Kelima dimensi tersebut digunakan sebagai dasar analisis dalam melihat pelaksanaan tugas pendamping. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan kondisi pendampingan secara alami. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi kepada pendamping PKH serta keluarga penerima manfaat. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendamping PKH telah menjalankan perannya secara cukup efektif. Peran sebagai kebijakan terlihat dari upaya sosialisasi kewajiban pendidikan dan pengawasan kepatuhan keluarga. Peran sebagai strategi diwujudkan melalui pendekatan persuasif dan pemberian motivasi kepada orang tua. Peran sebagai alat komunikasi tampak dalam koordinasi antara pendamping, keluarga, dan sekolah. Pendamping juga berperan sebagai mediator dalam penyelesaian permasalahan antara keluarga dan pihak sekolah, serta memberikan dukungan emosional dan sosial sebagai bentuk peran terapi. Meskipun masih terdapat keluarga yang memerlukan pendampingan lebih intensif, secara umum pendamping PKH memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan pendidikan anak. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pendamping, peningkatan intensitas pendampingan, dan penguatan sinergi dengan sekolah serta pemangku kepentingan terkait guna mendukung peningkatan pendidikan anak secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Program Keluarga Harapan; Pendamping PKH; Pendidikan Anak; Keluarga Penerima Manfaat |
| Subjects: | Public Administration |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Aldi Bagja Pratama |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 00:46 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 00:46 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128794 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



