Metode tabligh K.H Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi dalam program kajian kitab Ihya Ulumuddin

Ilham Pauzi, Muhammad (2025) Metode tabligh K.H Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi dalam program kajian kitab Ihya Ulumuddin. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati.

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode dakwah Abuya KH. Muhyiddin di Pondok Pesantren Asy-Syifa Wal Mahmuudiyyah dengan fokus pada penerapan tiga metode utama: al-hikmah, al-mau‘izhah al-hasanah, dan al-mujādalah. Fenomena ini menjadi relevan karena meningkatnya dinamika wacana keagamaan di ruang publik serta tantangan literasi keagamaan masyarakat dalam menghadapi arus informasi digital yang kian kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan (field research), teknik pengumpulan data melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam dengan santri dan jamaah, serta dokumentasi pengajian kitab Ihya’ Ulumuddin. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode al-hikmah diterapkan Abuya melalui penyampaian materi keilmuan yang terstruktur, rasional, dan mengaitkan teks klasik dengan konteks sosial kekinian sehingga jamaah memperoleh pencerahan intelektual. Metode al-mau‘izhah al-hasanah tampak dalam gaya penyampaian nasihat yang lembut, empatik, dan personal, sehingga mampu menyentuh aspek emosional dan spiritual audiens. Sementara itu, metode al-mujādalah digunakan dalam situasi ketika terjadi perbedaan pendapat atau munculnya isu-isu akidah; Abuya menghadirkannya dalam bentuk dialog argumentatif, retorika historis, dan pembuktian logis untuk membentengi jamaah dari kekeliruan pemikiran. Penerapan mujadalah ini tidak bersifat konfrontatif, tetapi bersifat edukatif dan proporsional sesuai prinsip billati hiya ahsan. Ketiga metode tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan membentuk model dakwah integratif-holistik. Al-hikmah menguatkan akal, al-mau‘izhah al-hasanah menguatkan jiwa, dan al-mujādalah menguatkan akidah. Integrasi ini menempatkan Abuya sebagai komunikator dakwah yang adaptif dan efektif dalam menjaga keutuhan ajaran Aswaja serta membangun daya tahan keagamaan masyarakat pesantren di tengah gempuran ideologi transnasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model dakwah integratif Abuya relevan sebagai rujukan pengembangan metode dakwah kontemporer yang ilmiah, humanis, dan kontekstual.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Dakwah; al-Hikmah; Mau‘izhah Hasanah; Mujādalah; Abuya KH. Muhyiddin; Komunikasi Islam;
Subjects: Systems > Theory of Communication and Control
Islam > Da'wah
Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication
Social Interaction, Interpersonal Relations > Nonverbal Communication
Social Interaction, Interpersonal Relations > Verbal Communication
Applied Physics > Communication Engineering
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Muhammad Ilham Pauzi
Date Deposited: 12 Mar 2026 06:27
Last Modified: 12 Mar 2026 06:27
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128925

Actions (login required)

View Item View Item