Pemberdayaan lingkungan melalui pengolahan kotoran ternak: Community-Based Research pada kelompok Obor Desa Organik Sukajaya Lembang Bandung

Sa'adah, Hilyatus (2026) Pemberdayaan lingkungan melalui pengolahan kotoran ternak: Community-Based Research pada kelompok Obor Desa Organik Sukajaya Lembang Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_Cover.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_Abstrak.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_Keterangan Bebas Plagiarism.pdf

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_Daftar Isi.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_BAB I.pdf

Download (367kB) | Preview
[img] Text
6_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (424kB)
[img] Text
7_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
8_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text
9_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)
[img] Text
10_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Limbah kotoran ternak masih menjadi persoalan lingkungan yang kompleks di wilayah pedesaan karena sering dipandang sebagai sisa aktivitas peternakan yang tidak memiliki nilai guna. Akibatnya, pengelolaannya kerap terbatas pada solusi teknis dan belum melibatkan aspek sosial masyarakat. Padahal, apabila dikelola secara partisipatif dan reflektif, limbah ternak dapat menjadi pintu masuk bagi upaya pemberdayaan lingkungan berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan lingkungan melalui pengolahan kotoran ternak yang dilakukan oleh Kelompok Obor Desa Organik Sukajaya (ODOS) di Desa Sukajaya, Lembang Bandung. Fokus penelitian diarahkan pada penguatan kapasitas komunitas, proses penyadaran kritis dan internalisasi nilai-nilai ekologi, serta keberlanjutan pemberdayaan lingkungan dalam perspektif Community-Based Research (CBR). Kerangka analisis penelitian ini merujuk pada teori pemberdayaan masyarakat Jim Ife dan Frank Tesoriero yang memandang pemberdayaan sebagai proses sosial yang mencakup penguatan kapasitas, pengembangan kesadaran kritis, serta keberlanjutan berbasis nilai-nilai ekologi. Dalam kerangka tersebut, pengolahan kotoran ternak oleh Kelompok ODOS dipahami tidak hanya sebagai kegiatan teknis, tetapi sebagai praktik sosial-ekologis yang melibatkan pembelajaran bersama dan partisipasi komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Community-Based Research, yang memposisikan masyarakat sebagai subjek aktif dalam keseluruhan proses penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kritis untuk memahami dinamika sosial, proses belajar kolektif, serta perubahan yang terjadi dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan kotoran ternak oleh Kelompok ODOS meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam mengelola limbah menjadi pupuk organik. Proses ini juga menumbuhkan kesadaran kritis dan internalisasi nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari. Namun, keberlanjutan kelompok masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek kemandirian dan ketergantungan pada dukungan eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan lingkungan merupakan proses berkelanjutan yang memerlukan penguatan kapasitas komunitas, kesadaran kritis dan keberlanjutan secara konsisten sesuai konteks pemberdayaan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pemberdayaan Lingkungan, Pengolahan Kotoran Ternak, Community-Based Research
Subjects: Sociology and Anthropology, Society
Social Interaction, Interpersonal Relations
Communities
Animal Husbandry > Ranch Animals
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Hilyatus Sa'adah Hilya
Date Deposited: 18 May 2026 01:36
Last Modified: 18 May 2026 01:36
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/129404

Actions (login required)

View Item View Item