Analisis kebutuhan pengguna desain E-Court yang inklusif dan responsif dalam penyelesaian perkara keluarga di Pengadilan Agama Cibadak

Akbar, Muhammad Faizal (2025) Analisis kebutuhan pengguna desain E-Court yang inklusif dan responsif dalam penyelesaian perkara keluarga di Pengadilan Agama Cibadak. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh transformasi digital di lembaga peradilan yang ditandai dengan penerapan sistem e-Court sebagai upaya mewujudkan asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan. Namun, penerapan sistem ini masih menemui sejumlah tantangan dan masalah seperti masih banyak masyarakat yang belum memakai E-court dalam mendaftarkan perkara, keterbatasan infrastruktur, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, serta kurangnya sosialisasi, yang berpotensi menghambat aksesibilitas dan keadilan. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengguna dalam pengembangan desain E-court yang inklusif dan responsif, khususnya dalam penyelesaian perkara di Pengadilan Agama Cibadak. E-court sebagai sistem peradilan elektronik menjadi alternatif untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam penyelesaian perkara. Penelitian ini didasarkan pada Teori inklusivitas hukum dan responsivitas peradilan. Inklusivitas hukum menekankan pentingnya sistem peradilan yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali, sementara responsivitas merujuk pada kemampuan sistem untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sosial yang dinamis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan kerangka berpikir teori kebutuhan (Maslow), Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan utama masyarakat terhadap e-Court meliputi aksesibilitas yang mudah, efisiensi proses, transparansi informasi, serta layanan yang humanis dan empatik, terutama bagi kelompok rentan dengan keterbatasan ekonomi, pendidikan, dan akses teknologi. Implementasi e-Court di Pengadilan Agama Cibadak telah menghadirkan kemajuan melalui fitur pendaftaran, pembayaran, dan persidangan daring. Namun, hambatan signifikan masih ditemukan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta minimnya pendampingan bagi pengguna awam. dapat disimpulkan bahwa sistem e-Court di Pengadilan Agama Cibadak masih memiliki sejumlah keterbatasan dalam hal inklusivitas dan responsivitas terhadap kebutuhan pengguna. Meskipun secara umum sistem ini telah mendukung efisiensi proses peradilan, namun belum sepenuhnya dapat diakses dan digunakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti masyarakat berpenghasilan rendah, lanjut usia, serta pengguna dengan tingkat literasi digital yang rendah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: e-Court; Inklusif; Responsif; Pengadilan Agama
Subjects: Law
Criminal Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah
Depositing User: Muhammad Faizal Akbar
Date Deposited: 06 Apr 2026 07:31
Last Modified: 06 Apr 2026 07:31
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/129514

Actions (login required)

View Item View Item