Egalitarianisme dan nilai gotong royong: Studi komparatif pemikiran Peter Kropotkin dan Soekarno

Sidiq, Luthfi Lisan (2025) Egalitarianisme dan nilai gotong royong: Studi komparatif pemikiran Peter Kropotkin dan Soekarno. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kesenjangan sosial dan melemahnya solidaritas dalam masyarakat modern. Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan akan kerangka pemikiran yang mampu menegaskan kembali nilai kesetaraan dan kerja sama sosial dalam kehidupan bersama. Pemikiran Peter Kropotkin melalui konsep mutual aid dan gagasan Soekarno tentang gotong royong menawarkan perspektif penting mengenai solidaritas sosial yang bersifat egaliter. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep solidaritas dalam pemikiran Peter Kropotkin, mengkaji nilai gotong royong dalam pemikiran Soekarno, serta melakukan analisis komparatif terhadap kedua pemikiran tersebut. Kerangka berpikir penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa solidaritas sosial merupakan elemen penting dalam merespons kesenjangan sosial. Konsep mutual aid diposisikan sebagai bentuk solidaritas egaliter yang menekankan kerja sama sebagai faktor evolusi sosial, sedangkan gotong royong dipahami sebagai nilai kolektif yang menjadi dasar kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan berupa data primer yang bersumber dari karya-karya Peter Kropotkin serta pidato dan tulisan Soekarno, dan data sekunder yang diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dengan pembacaan mendalam terhadap teks utama serta penelusuran karya ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, kategorisasi konsep, dan analisis komparatif untuk menemukan persamaan dan perbedaan pemikiran kedua tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep mutual aid dalam pemikiran Kropotkin menekankan bahwa kerja sama dan solidaritas merupakan faktor penting dalam evolusi sosial manusia serta menjadi dasar bagi pembentukan masyarakat egaliter yang menolak dominasi hierarkis. Sementara itu, dalam pemikiran Soekarno, gotong royong dipahami sebagai prinsip sosial dan politik yang menekankan kebersamaan, kesetaraan, dan tanggung jawab kolektif dalam kehidupan berbangsa. Secara komparatif, kedua pemikiran tersebut memiliki titik temu pada penekanan terhadap solidaritas sosial dan kesetaraan sebagai dasar kehidupan masyarakat. Namun demikian, terdapat perbedaan dalam orientasi ideologis dan konteks historisnya, di mana Kropotkin mengembangkan gagasannya dalam tradisi anarkisme Barat yang kritis terhadap negara, sedangkan Soekarno menempatkan gotong royong sebagai prinsip ideologis dalam kerangka pembangunan negara dan persatuan bangsa.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: egalitarianisme; mutual aid; gotong royong; solidaritas sosial; Peter Kropotkin, Soekarno.
Subjects: Humankind > Mind
Other Geographic Areas
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat
Depositing User: LUTHFI LISAN SIDIQ
Date Deposited: 08 Apr 2026 07:05
Last Modified: 08 Apr 2026 07:05
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/129571

Actions (login required)

View Item View Item