Haikal, Mujib (2026) Implementasi prinsip kesetaraan dalam pelayanan pemilih difabel oleh KPU kabupaten Lebak pada Pemilu 2024 berdasarkan undnag-undang nomor 8 tahun 2016 perspektif siyasah dusturiyah. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover Skripsi_Mujib Haikal.pdf Download (133kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak Skripsi_Mujib Haikal.pdf Download (208kB) |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
LEMBAR PERNYATAAN KARYA SENDIRI (11).pdf Download (4MB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi Skripsi_Mujib Haikal.pdf Download (170kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (435kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (485kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustka Skripsi_Mujib Haikal.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran Skripsi_Mujib Haikal.pdf Restricted to Repository staff only Download (759kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip kesetaraan dalam pelayanan pemilih difabel oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak pada Pemilu Tahun 2024 berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta ditinjau dari perspektif Siyasah Dusturiyah. Prinsip kesetaraan merupakan bagian fundamental dari sistem demokrasi dan juga menjadi asas utama dalam ketatanegaraan Islam yang menekankan persamaan hak, keadilan, dan perlindungan terhadap seluruh warga negara tanpa diskriminasi, termasuk penyandang difabel sebagai kelompok rentan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur fiqh siyasah, serta wawancara dan dokumentasi terkait pelaksanaan pelayanan pemilih difabel di KPU Kabupaten Lebak. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengkaji kesesuaian antara norma hukum dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kabupaten Lebak telah melakukan beberapa upaya dalam mengimplementasikan prinsip kesetaraan, seperti penyediaan alat bantu bagi pemilih tunanetra dan pemenuhan aksesibilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Namun demikian, implementasi tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan kendala, antara lain keterbatasan sosialisasi kepada seluruh ragam penyandang difabel, minimnya pemahaman petugas KPPS terhadap kebutuhan khusus pemilih difabel, serta belum meratanya fasilitas aksesibilitas di wilayah pelosok. Ditinjau dari perspektif Siyasah Dusturiyah, kondisi tersebut menunjukkan bahwa prinsip al-musâwah (persamaan) dan al-‘adâlah (keadilan) belum terlaksana secara maksimal, meskipun secara normatif telah memiliki landasan hukum yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi prinsip kesetaraan dalam pelayanan pemilih difabel oleh KPU Kabupaten Lebak pada Pemilu 2024 masih memerlukan peningkatan dalam aspek kebijakan teknis, sosialisasi, dan penguatan kapasitas penyelenggara pemilu agar sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 serta nilai-nilai Siyasah Dusturiyah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Prinsip Kesetaraan, Pemilih Difabel, KPU Kabupaten Lebak, Pemilu 2024, Siyasah Dusturiyah |
| Subjects: | Political Process Political Process > Election System Constitutional and Administrative Law Constitutional and Administrative Law > Election Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Hukum Ketatanegaraan dan Politik Islam (Siyasah) |
| Depositing User: | Mujib Haikal |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:42 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:42 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



