Hubungan antara qanaah dengan Fear Of Missing Out (FOMO): Studi pada siswa kelas 8 SMPN 4 Cileunyi Kabupaten Bandung

Zannah, Dina Nurul (2026) Hubungan antara qanaah dengan Fear Of Missing Out (FOMO): Studi pada siswa kelas 8 SMPN 4 Cileunyi Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img] Text (COVER)
cover.pdf

Download (208kB)
[img] Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (289kB)
[img] Text (BEBAS PLAGIARISM)
1201040046 Dina Nurul Zannah - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf

Download (263kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
Daftar isi.pdf

Download (206kB)
[img] Text (BAB I)
Bab I.pdf

Download (221kB)
[img] Text (BAB II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)
[img] Text (BAB III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (461kB)
[img] Text (BAB IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (576kB)
[img] Text (BAB V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (951kB)

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (Fomo) yaitu ketakutan ketinggalan trend terbaru dari media sosial yang menyebabkan timbulnya perasaan cemas, takut atau gelisah apabila tidak terhubung dengan aktivitas terbaru orang lain. Oleh karena itu, remaja perlu mengembangkan sikap atau cara untuk mengontrol maupun mengatur diri sebaik mungkin agar tidak terjerumus pada hal-hal yang semata bersifat keduniawian. Hal ini berkaitan dengan sikap yang mengarah pada perasaan merasa cukup yaitu dengan qanaah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: Tingkat qanaah, fear of missing out (fomo) dan Hubungan qanaah dengan fear of missing out (fomo) pada siswa kelas 8 SMPN 4 Cileunyi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode korelasional, diproses menggunakan program SPSS versi 29.0 for windows. Populasi dan sampel yaitu Siswa kelas 8 SMPN 4 Cileunyi. Pengukuran dilakukan melalui sebar kuesioner yang merujuk pada teori qanaah oleh Buya Hamka (2015) serta Fear of missing (fomo) oleh pribilyzy (2013) yang telah di uji validasi dan realibilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa termasuk dalam kategori qanaah tingkat tinggi sebesar 78,6% sementara siswa termasuk dalam kategori Fear of missing out (fomo) tingkat rendah dengan persentase sebesar 70,0%. Hal ini menunjukkan hasil yang negatif terdapat pada nilai korelasi (r= 0,867) adanya hubungan yang bergerak tidak searah yang berarti semakin tinggi qanaah maka semakin rendah fear of missing out (fomo) begitupun sebaliknya. Dapat disimpulkan bahwa seorang siswa yang menerapkan nilai-nilai qanaah yang tinggi cenderung memiliki fear of missing out (fomo) yang rendah artinya qanaah dapat menjadi faktor yang sangat penting dalam mengurangi fear of missing out (fomo).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Qanaah; Fear Of Missing Out (fomo); Remaja
Subjects: Islam
Islam Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Eka Wulansari
Date Deposited: 29 Apr 2026 03:05
Last Modified: 29 Apr 2026 03:05
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130528

Actions (login required)

View Item View Item