Fathurahman, Muhamad Faqih (2026) Respon masyarakat kabupaten Kuningan dalam menghadapi gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia tahun 1949-1962. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (102kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (106kB) |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (433kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (153kB) |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (541kB) |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) merupakan salah satu bentuk pemberontakan bersenjata pascakemerdekaan Indonesia yang dilatarbelakangi oleh konflik ideologis antara negara nasional berbasis Pancasila dan gagasan pendirian Negara Islam Indonesia. Gerakan ini tidak hanya berdampak pada stabilitas politik nasional, tetapi juga membawa pengaruh besar di tingkat lokal, termasuk di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sejak akhir 1940-an hingga awal 1960-an, wilayah Kuningan mengalami berbagai bentuk gangguan keamanan, kekerasan, dan tekanan sosial akibat aktivitas DI/TII. Kondisi tersebut memaksa masyarakat sipil berada dalam situasi serba tertekan, sehingga memunculkan beragam respons sosial dalam menghadapi konflik bersenjata yang berkepanjangan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama, yaitu bagaimana sejarah muncul dan berkembangnya gerakan DI/TII di Kabupaten Kuningan, serta bagaimana respon masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi gerakan tersebut pada periode 1949-1962. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dinamika kemunculan dan aktivitas DI/TII di Kabupaten Kuningan serta menganalisis berbagai bentuk respon masyarakat, baik berupa perlawanan, penyesuaian, maupun keterlibatan dalam kebijakan keamanan yang diterapkan pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber yang digunakan terdiri atas sumber primer berupa arsip pemerintah, surat kabar sezaman, serta wawancara dengan saksi hidup, dan sumber sekunder berupa buku, jurnal, serta skripsi yang relevan. Dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan teori konflik Ralf Dahrendorf untuk memahami dinamika konflik otoritas antara negara, gerakan DI/TII, dan masyarakat sipil di tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan DI/TII di Kabupaten Kuningan dipengaruhi oleh faktor ideologis, politik, serta kekosongan kekuasaan pasca�Perjanjian Renville. Respon masyarakat Kuningan terhadap DI/TII bersifat beragam, mulai dari perlawanan terbuka, keterlibatan dalam operasi pagar betis, hingga sikap bertahan dan beradaptasi demi keselamatan. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berperan aktif dalam menekan gerakan DI/TII melalui pendekatan militer dan mobilisasi masyarakat. Konflik ini meninggalkan dampak sosial yang mendalam dan membentuk pola hubungan sosial masyarakat Kuningan pada masa pascakonflik.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sejarah; Darul Islam; Kuningan |
| Subjects: | History of Southeast Asia > Period of Soekarno, Sukarno |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Muhamad Faqih Fathurahman |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:45 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130534 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



