Mauludin, Muhamad Farhan (2025) Surat kabar Gelora Rakyat di Bogor dan pemberitaan perjuangan bersenjata dan diplomasi (1945-1946). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_Cover.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text
2_ABSTRAK.pdf Download (161kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (755kB) | Preview |
|
|
Text
4_DAFTAR ISI.pdf Download (160kB) | Preview |
|
|
Text
5_BAB I.pdf Download (391kB) | Preview |
|
|
Text
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (702kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Selama tahun 1945-1946, media pres turut berjuang mempertahankan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Media pers merupakan alat penyampaian informasi bagi pemerintah, kelompok tertentu, dan rakyat pada umumnya. Hampir disetiap kota di Indonesia menerbitkan surat kabar. Bogor sendiri pada awal kemerdekaan terjadi pertempuran guna mempertahakan kemerdekaan Indonesia. Dalam hal ini masyarakat Bogor mengalami keadaan tertekan dan kekurangan informasi mengenai kondisi Indonesia secara umum pada saat itu. hal tersebutlah melatar belakangi berdirinya surat kabar Gelora Rakjat. Adanya surat kabar Gelora Rakjat ini selain berperan menyampaikan informasi tetapi juga berperan membakar untuk memberikan semangat perjuangan bagi masyarakat Bogor. Sejalan dengan uraian diatas, maka penulis mengemukakan rumusan masalah sebagai berikut : Pertama, Bagaimana kondisi umum surat kabar Gelora Rakjat di Bogor pada tahun 1945-1946?. Kedua, Bagaimana pemberitaan perjuangan bersenjata dan diplomasi dalam surat kabar Gelora Rakjat tahun 1945-1946 ?. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam proses penelitian ini ialah metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap, yakni : Heuristik (pengumpulan sumber), Kritik (menganalisis keasliaan sumber), Interpretasi (penafsiran data), dan Historiografi (penulisan sejarah). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui : Pertama, Sebulan setelah kemerdekaan, kota-kota di Indonesia mulai mendirikan dan menerbitkan surat kabar. Hal ini sejalan dengan anjuran dari pemerintah, dan didukung oleh keinginan dari rakyat Indonesia itu sendiri, guna mendirikan surat kabar sebanyak mungkin sebagai manifestasi dari revolusi yang demokratis. Pada tanggal 22 Oktober 1945 atas usulan Harun Kabier (Kepala Keuangan kantor Keresidenan Bogor) dan tiga orang lain sepakat untuk mendirikan surat kabar “Gelora Rakyat” di Bogor. Kedua, surat kabar Gelora Rakjat ini memberitakan pertempuran-pertempuran kecil yang terjadi di wilayah Keresidenan Bogor, termasuk Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. Serta pertempuran besar seperti pertempuran Surabaya, Ambarawa, dan juga Bandung lautan Api. Disamping memberitakan peperangan, juga memberitakan mengenai diplomasi Hooge Veluwe pada 14 – 15 April 1946 yang berlangsung di Belanda. Kritikan-kritikan terhadap Belanda, U.N.O (United Nations Organization) dan orang-orang yang berpihak Belanda pun turut disampaikan menggunakan bahasa sinis dalam surat kabar Gelora Rakjat dengan bentuk rubrik Pojok Semburan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sejarah; Bogor; Suratkabar; GeloraRakyat |
| Subjects: | History of Southeast Asia > History of Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Muhamad Farhan Mauludin |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 04:24 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 04:24 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



