Nurzaman, Zacki (2026) Pemberdayaan masyarakat melalui sanggar jaga di Desa Jatimukti Kabupaten Sumedang dengan Asset Based Community Development. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1. COVER.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf Download (112kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
10. PLAGIARISME.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4. BAB I.pdf Download (256kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
||
|
Text (BAB III)
6. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
9. LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (510kB) |
Abstract
Pemberdayaan masyarakat merupakan proses strategis dalam meningkatkan kapasitas sosial, budaya, dan kemandirian komunitas desa. Desa Jatimukti memiliki berbagai potensi lokal, khususnya dalam bidang seni dan budaya, namun belum sepenuhnya dikelola secara optimal sebagai aset pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Sanggar Jaga sebagai ruang seni dan pembelajaran nonformal menjadi inisiatif pemuda desa dalam merespons kebutuhan akan ruang tumbuh, ekspresi, dan penguatan kapasitas masyarakat berbasis potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Sanggar Jaga di Desa Jatimukti serta tujuan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan melalui pendekatan berbasis aset. Landasan teoritis dalam penelitian ini menggunakan konsep pemberdayaan masyarakat menurut Suharto serta pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang dikemukakan oleh Kretzmann dan McKnight, yang menekankan pengembangan komunitas berdasarkan kekuatan dan aset yang dimiliki masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pendiri Sanggar Jaga, pengelola, serta masyarakat dan pemuda yang terlibat aktif dalam kegiatan sanggar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat di Sanggar Jaga dilakukan melalui pengenalan dan penguatan aset lokal, penciptaan ruang belajar partisipatif, peningkatan kapasitas pemuda, penguatan modal sosial, serta pengembangan kegiatan seni, budaya, literasi, dan ekonomi kreatif. Masyarakat, khususnya pemuda, dilibatkan secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan sehingga tumbuh rasa percaya diri, kepemimpinan, dan kemandirian. Tujuan pemberdayaan yang dikembangkan Sanggar Jaga meliputi penguatan identitas budaya lokal, peningkatan kapasitas sosial masyarakat, pelestarian seni tradisional, serta pembentukan komunitas yang mandiri dan adaptif terhadap perubahan sosial.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan Masyarakat; Asset Based Community Development; Sanggar Jaga; Budaya Lokal |
| Subjects: | Education, Research Culture and Institutions > Specific Aspect of Culture Communities |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Zacki Nurzaman |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 03:16 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 03:16 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130571 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



