Majah, Ibnu (2025) Konsep olahraga dalam sunnah Nabi: Studi analitis terhadap hadis-hadis tentang aktivitas fisik dan kesehatan dalam Islam. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (91kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (164kB) |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (180kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (161kB) |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (318kB) |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (409kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (94kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Download (105kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas konsep olahraga dalam perspektif sunnah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dengan analisis mendalam terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan aktivitas fisik dan kesehatan dalam Islam. Di tengah meningkatnya gaya hidup sedentari akibat perkembangan teknologi yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes, sunnah Nabi menawarkan solusi berbasis agama untuk mendorong aktivitas fisik yang sehat dan produktif. Aktivitas olahraga dalam Islam tidak hanya bernilai rekreatif, tetapi memiliki dimensi spiritual, psikologis, dan sosial yang sangat penting. Hadis-hadis Nabi mengidentifikasi berbagai bentuk olahraga yang dianjurkan seperti memanah, berenang, berkuda, gulat, serta berjalan kaki, yang memiliki manfaat fisiologis berupa peningkatan daya tahan tubuh dan manfaat psikologis seperti pengurangan stres dan kecemasan. Penelitian ini juga mengungkap bahwa konsep kesehatan dalam Islam bersifat holistik, mencakup kesehatan jasmani, mental, dan spiritual yang saling mendukung. Kajian ini dilakukan dengan metode deskriptif-analitis melalui pendekatan kritik hadis dan analisis tematik terhadap berbagai hadis sahih terkait olahraga. Penelitian menemukan bahwa Rasulullah secara konsisten mendorong aktivitas fisik seperti berjalan cepat, rutin mengunjungi Masjid Quba dengan berjalan kaki, serta menyaksikan lomba keterampilan fisik seperti memanah di kalangan sahabat. Melalui aktivitas ini, Islam tidak hanya menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik tetapi juga membangun karakter dan mempererat hubungan sosial di kalangan umat. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya prinsip keseimbangan (wasathiyyah) dalam menjaga kesehatan tubuh, dengan menjadikan olahraga sebagai manifestasi keseimbangan hidup antara ibadah dan kehidupan duniawi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya integrasi sunnah Nabi dalam program kesehatan masyarakat serta pendidikan jasmani berbasis nilai-nilai Islam. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip sunnah dalam olahraga, umat Islam dapat memahami bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab agama dan sosial, bukan semata-mata kepentingan individu. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam studi hadis sekaligus pedoman praktis bagi umat Islam dalam membangun kebiasaan hidup sehat sesuai ajaran Islam.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sunnah Nabi; Olahraga; Kesehatan Jasmani; Hadis; Gaya Hidup Sedentari |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Hadith Other Sect Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Ibnu Majah |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 03:29 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 03:29 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130619 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



