Mutakin, Jeni and Hasana, Nurul and Hadi, Ahmad Maula (2026) Hak penghasilan akun konten kreator sebagai harta waris dalam perspektif fikih kontemporer. Jurnal Ilmiah Indonesia, 11 (03). pp. 2438-2452. ISSN e- ISSN:2548-1398
|
Text
Jeni Mutakin_122300100453_Hukum Keluarga.pdf Download (835kB) | Preview |
Abstract
INDONESIA: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ekonomi digital yang melahirkan bentuk kekayaan baru berupa pendapatan dari aktivitas konten kreator di berbagai platform media sosial seperti YouTube, TikTok, dan Facebook. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum baru dalam hukum Islam mengenai apakah penghasilan digital tersebut dapat dikategorikan sebagai harta waris yang sah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis status hukum penghasilan akun konten kreator sebagai harta waris dalam perspektif fikih kontemporer serta menjelaskan implikasi hukumnya bagi para ahli waris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif yang bersumber pada literatur fikih klasik dan kontemporer, serta berbagai kajian ilmiah terkait harta digital dan kewarisan Islam. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka dan dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghasilan konten kreator memenuhi kriteria māl mutaqawwim, yaitu memiliki nilai ekonomi, kepemilikan yang jelas, manfaat yang nyata, serta diperoleh melalui cara yang halal selama konten yang dihasilkan tidak bertentangan dengan prinsip syariat. Oleh karena itu, penghasilan digital tersebut dapat dikategorikan sebagai tirkah yang wajib dibagikan kepada ahli waris sesuai ketentuan faraidh setelah dipenuhi kewajiban pewaris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum Islam memiliki fleksibilitas dalam merespons perkembangan ekonomi digital dengan tetap berpegang pada prinsip keadilan dan kemaslahatan. ENGLISH: This study is motivated by the rapid growth of the digital economy, which has created new forms of wealth, particularly income generated by content creators on social media platforms such as YouTube, TikTok, and Facebook. This phenomenon raises new legal questions in Islamic law regarding whether such digital income can be recognized as inheritable property. The objective of this research is to analyze the legal status of content creator account income as inheritance from the perspective of contemporary Islamic jurisprudence and to explain its legal implications for heirs. This research employs a qualitative descriptive method with a normative juridical approach based on classical and contemporary fiqh literature as well as scholarly studies related to digital assets and Islamic inheritance law. Data were collected through library research and analyzed qualitatively through data reduction, data presentation, interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that content creator income fulfills the criteria of māl mutaqawwim, as it possesses measurable economic value, clear ownership, tangible benefits, and lawful acquisition as long as the produced content does not violate Islamic principles. Consequently, such digital income can be categorized as tirkah that must be distributed among legitimate heirs according to the rules of faraidh after fulfilling the obligations of the deceased. This study concludes that Islamic law demonstrates flexibility in responding to developments in the digital economy while maintaining the principles of justice and public benefit.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | harta waris digital; penghasilan konten kreator; māl mutaqawwim; fikih kontemporer |
| Subjects: | Administration of The Physical Plant Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Administration of Economy Adult Education African Languages Accounting Accounting > Accounting for Specific Activities Adventure, Collected Accounts of Events |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah |
| Depositing User: | Jeni Mutakin |
| Date Deposited: | 04 May 2026 04:04 |
| Last Modified: | 04 May 2026 04:04 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



