Qodriyah, Hila Lailatul (2026) Implementasi kebijakan strategi terpadu optimalisasi pencegahan kawin anak di bawah umur oleh dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Garut. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
SK Bebas Plagiarisme.pdf Download (86kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I (2).pdf Download (400kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (415kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (667kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN (39).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pelaksanaan kebijakan Strategi Terpadu Optimalisasi Pencegahan Kawin Anak di Bawah Umur (STOP KABUR) di Kabupaten Garut masih menghadapi berbagai tantangan, meskipun kebijakan ini bertujuan untuk menekan angka perkawinan anak serta melindungi hak-hak anak. Dalam pelaksanaannya, kendala yang muncul antara lain belum meratanya pemahaman masyarakat terhadap kebijakan serta keterbatasan sumber daya yang mendukung program di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan STOP KABUR oleh DPPKBPPPA Kabupaten Garut dengan fokus pada komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi sebagai faktor utama keberhasilan kebijakan. Kerangka berpikir yang digunakan mengacu pada model implementasi kebijakan George C. Edwards III yang menekankan empat variabel utama tersebut sebagai dimensi yang saling berkaitan dalam proses implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi, dengan informan dari DPPKBPPPA Kabupaten Garut serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan STOP KABUR di Kabupaten Garut telah berjalan cukup baik, namun belum optimal secara menyeluruh; komunikasi kebijakan sudah cukup jelas tetapi belum merata, sumber daya dimanfaatkan dengan baik namun masih terbatas, disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang kuat, serta struktur birokrasi telah berjalan melalui adanya SOP dan koordinasi lintas sektor yang jelas meskipun masih memerlukan penguatan agar pelaksanaannya lebih efektif. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada aspek pemerataan komunikasi dan dukungan sumber daya guna menunjang keberhasilan kebijakan secara lebih optimal.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi Kebijakan; STOP KABUR; Pencegahan Perkawinan Anak; DPPKBPPPA Kabupaten Garut |
| Subjects: | Public Administration > Public Administration in Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Hila Lailatul Qodriyah |
| Date Deposited: | 04 May 2026 08:05 |
| Last Modified: | 05 May 2026 07:13 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130770 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



