Najihah, Talia and Rohanda, Rohanda and Addriadi, Irfan (2026) Perjuangan perempuan atas alam dalam film Syajarat Laymun karya Eran Riklis: Analisis ekofeminisme vandana shiva. Jurnal Ilmiah FONEMA, 9 (2). pp. 1226-1238. ISSN 2621-3257
|
Text
11351-Article Text-51624-3-10-20260328 (1).pdf Download (1MB) |
Abstract
INDONESIA: Film Syajarat Laymun karya Eran Riklis (2008) merepresentasikan perjuangan perempuan dalam mempertahankan ruang ekologis di tengah konflik politik dan kekuasaan patriarki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi perempuan dan alam dalam film Syajarat Laymun melalui perspektif ekofeminisme Vandana Shiva. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa dialog, adegan, dan simbol visual yang merepresentasikan hubungan perempuan dan alam, dominasi ganda, serta kritik terhadap logika kapitalistik. Sumber data utama adalah film Syajarat Laymun, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku dan artikel ilmiah yang relevan dengan kajian ekofeminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Salma merepresentasikan perempuan sebagai subjek ekologis yang memiliki women’s ecological knowledge dan menjalin hubungan timbal balik dengan alam. Film ini menampilkan perlawanan terhadap monokultur pikiran, dominasi patriarki-militer, serta penolakan terhadap komodifikasi alam. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa perjuangan perempuan dalam film Syajarat Laymun merupakan perjuangan ekologis dan sosial yang menempatkan alam sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia.perempuan. INGGRIS: The film Syajarat Laymun by Eran Riklis (2008) represents women's struggle to maintain ecological space amidst political conflict and patriarchal power. This study aims to analyze the relationship between women and nature in the film Syajarat Laymun through Vandana Shiva's ecofeminist perspective. This study uses a qualitative approach with a content analysis method. The research data are in the form of dialogues, scenes, and visual symbols that represent the relationship between women and nature, dual domination, and criticism of capitalist logic. The main data source is the film Syajarat Laymun, while supporting data are obtained from books and scientific articles relevant to ecofeminist studies. The results of the study show that the character Salma represents women as ecological subjects who possess women's ecological knowledge and establish a reciprocal relationship with nature. This film displays resistance against the monoculture of thought, patriarchal-military domination, and rejection of the commodification of nature. The conclusion of this study confirms that the women's struggle in the film Syajarat Laymun is an ecological and social struggle that places nature as an inseparable part of human life.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Alam; Ekofeminisme; Film; Perempuan; Perjuangan |
| Subjects: | Teori of Knowledge Analysis, Theory of Functions |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Talia Salma Najihah |
| Date Deposited: | 05 May 2026 07:53 |
| Last Modified: | 05 May 2026 07:53 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130800 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



