Wahid, Wahyu Muhammad Abdul (2026) Konsep i’jāz ’adadī dalam Al-Qur’ān: Studi komparatif ’Abdel Da’im al-Kaheel dan Bassām Nihād Jarrar. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (245kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (306kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PUSTAKA)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (364kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1 WM.pdf Download (406kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (825kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena berkembangnya studi numerik al-Qur’an yang menempatkan bilangan sebagai bagian dari keajaiban linguistik, statistik dan struktur ilahi al-Qur’an. Di antara tokoh yang menaruh perhatian besar terhadap aspek ini adalah ‘Abdel Da’im al-Kaheel dan Bassām Nihād Jarrar. Keduanya sama-sama meyakini bahwa terdapat keajaiban bilangan (i‘jāz ‘adadī) dalam al-Qur’an, namun berbeda dalam dasar metodologis, serta orientasi epistemologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui konsep i’jāz ‘adadī dikembangkan dan dijelaskan oleh ‘Abdel Dā’im dan Bassām Nihād Jarrar. (2) Untuk mengetahui apa saja persamaan dan perbedaan antara metodologi dan temuan numerik dari kedua tokoh tersebut dalam memahami i’jāz ‘adadīPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif melalui riset kepustakaan (library research), serta menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan komparatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‘Abdel Dā’im al-Kaheel mengembangkan i‘jāz ‘adadī melalui pendekatan matematis yang sistematis. Ia berupaya menunjukkan keteraturan angka dalam jumlah huruf, kata, ayat, dan surah sebagai bukti kesempurnaan susunan Al-Qur’an. Pola numerik, seperti hubungan antara angka tujuh dan sembilan belas, dianggapnya bukan kebetulan, tetapi bukti rancangan Ilahi yang menunjukkan keselarasan dan kemukjizatan struktur wahyu. Sedangkan Bassām Nihād Jarrar memahami i‘jāz ‘adadī dalam kerangka yang lebih hati-hati dan kontekstual. Ia tidak menolak adanya keajaiban angka dalam Al-Qur’an, tetapi lebih menekankan bahwa angka-angka tersebut harus dihubungkan dengan konteks makna dan tujuan wahyu. Kesimpulannya, i‘jāz ‘adadī dalam pandangan kedua tokoh sama-sama menegaskan kesempurnaan struktur al-Qur’an, namun menempuh jalur metodologis yang berbeda. Kajian ini menegaskan pentingnya kehati-hatian metodologis dan keakuratan epistemik dalam mengkaji kemukjizatan bilangan agar tidak terjebak pada pendekatan numerologis yang lepas dari konteks teologis dan semantik al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | i‘jāz ‘adadī, al-Qur’ān; ‘Abdel Da’im al-Kaheel; Bassām Nihād Jarrar; Studi komparatif |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Ilmu-ilmu Al-Qur'an Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Wahyu Muhammad Abdul Wahid |
| Date Deposited: | 11 May 2026 03:58 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:44 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130851 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



