Azalia, Tevy (2026) Implementasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam pengendalian pencegahan kekerasan anak di Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_COVER.pdf Download (145kB) | Preview |
|
|
Text
2_ABSTRAK.pdf Download (137kB) | Preview |
|
|
Text
3_HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIASI.pdf Download (217kB) | Preview |
|
|
Text
4_DAFTAR ISI.pdf Download (63kB) | Preview |
|
|
Text
5_BAB I.pdf Download (320kB) | Preview |
|
|
Text
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (694kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (107kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (851kB) | Request a copy |
Abstract
Kekerasan terhadap anak masih menjadi permasalahan serius di Kota Bandung dengan 307 kasus pada tahun 2024, yang mencakup kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, angka kekerasan belum menunjukkan penurunan signifikan. Program Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hadir sebagai upaya preventif pemerintah daerah untuk mencegah kekerasan anak melalui penguatan kapasitas keluarga dalam pengasuhan positif. Namun, implementasi program belum optimal yang ditunjukkan dengan masih tingginya angka kekerasan, keterbatasan jangkauan program, serta minimnya kajian empiris tentang efektivitas pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program PUSPAGA dari aspek organisasi, interpretasi, dan penerapan dalam upaya pengendalian pencegahan kekerasan anak di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan dari Jones (1991) yang mencakup tiga aspek utama: organisasi (organization), interpretasi (interpretation), dan penerapan (application). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang terdiri dari Ketua Pelaksana Harian PUSPAGA, Sekretaris PUSPAGA, Staff Ahli PUSPAGA, dan Bidang Pencegahan P2A, serta melalui observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek organisasi, struktur kelembagaan PUSPAGA telah tersusun jelas dengan pembagian peran yang terkoordinasi, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan kualitas dan kuantitas SDM serta efektivitas koordinasi. Dari aspek interpretasi, pelaksana memiliki pemahaman dan persepsi yang sangat baik terhadap tujuan program serta mengembangkan berbagai inovasi layanan. Dari aspek penerapan, meskipun layanan mencapai hampir 900 per tahun, jangkauan baru sekitar 50% wilayah sehingga implementasi belum merata dan masih menghadapi hambatan sosial budaya seperti pola pikir patriarki. Secara keseluruhan, program belum sepenuhnya optimal dan masih memerlukan penguatan kapasitas serta strategi yang lebih sistematis.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi Kebijakan; PUSPAGA; Pencegahan Kekerasan Anak |
| Subjects: | Administration of The Physical Plant Public Administration Public Administration > General Publications of Public Administration Public Administration > Public Administration in Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Tevy Azalia |
| Date Deposited: | 07 May 2026 02:45 |
| Last Modified: | 07 May 2026 02:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



