Fu’adah, Sintia Nurul (2026) Implementasi fatwa DSN-MUI nomor 108 Tahun 2016 tentang pedoman penyelenggaraan pariwisata berdasarkan prinsip syariah pada wisata Talagapineus Riverside Camp. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (150kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (280kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARISM)
Bebas Plagiarism.pdf Download (512kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (257kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (460kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (474kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (899kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) |
Abstract
Perkembangan pariwisata mendorong munculnya konsep wisata halal sebagai alternatif bagi wisatawan Muslim, wisata Talagapineus Riverside Camp di Pangalengan, Kabupaten Bandung merupakan destinasi wisata alam berbasis camping yang banyak dikunjungi wisatawan Muslim, namun belum memiliki sertifikasi halal. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaian fasilitas, pelayanan, dan pengelolaannya dengan prinsip syariah berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi faktual fasilitas serta pelayanan yang tersedia di Talagapineus Riverside Camp, serta menganalisis implementasi Fatwa DSN-MUI Nomor 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah pada destinasi tersebut. Kerangka pemikiran penelitian ini didasarkan pada konsep Hukum Ekonomi Syariah yang menekankan bahwa aktivitas muamalah, termasuk pariwisata, harus sesuai dengan prinsip syariah. Selain itu, penyelenggaraan pariwisata syariah wajib terhindar dari unsur kemusyrikan, kemaksiatan, kemafsadatan, tabdzir (israf), dan kemunkaran, serta mampu menciptakan kemaslahatan dan kemanfaatan baik secara material maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak pengelola dan wisatawan, serta dokumentasi. Selain itu, penelitian ini juga didukung oleh studi pustaka terhadap berbagai literatur dan peraturan yang relevan, seperti Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016 dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan pelayanan di Talagapineus Riverside Camp pada dasarnya telah memberikan kenyamanan bagi wisatawan, seperti tersedianya area camping, fasilitas ibadah, serta lingkungan yang relatif tertib. Namun, berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam penerapan standar wisata halal secara komprehensif, penguatan konsep pengelolaan berbasis syariah, serta upaya memperoleh sertifikasi halal. Dengan demikian, destinasi ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata yang sesuai dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah melalui perbaikan dan penguatan aspek pengelolaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fatwa DSN-MUI; Pariwisata Halal; Prinsip Syariah; Talagapineus Riverside Camp |
| Subjects: | Production, Industrial Economics > Other Extractive Industries |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah |
| Depositing User: | Sintia Nurul Fu'Adah |
| Date Deposited: | 06 May 2026 07:39 |
| Last Modified: | 06 May 2026 07:39 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130964 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



