Konsep diri pada remaja berprestasi yang mengalami fatherless

Supyansuri, Khalisha Razan (2025) Konsep diri pada remaja berprestasi yang mengalami fatherless. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiraism.pdf

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (128kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (43kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (723kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (29kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (148kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Fenomena fatherless atau ketidakhadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional, menjadi isu yang semakin sering terjadi dan berpengaruh terhadap perkembangan psikologis remaja, termasuk pembentukan konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konsep diri pada remaja berprestasi yang mengalami fatherless. Landasan teori yang digunakan adalah konsep diri menurut Calhoun dan Acocella (1990) yang mencakup dimensi pengetahuan, harapan, dan penilaian terhadap diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif tiga remaja berprestasi di Kota Bandung yang tidak memiliki kedekatan emosional dengan ayahnya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis berdasarkan aspek-aspek konsep diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki konsep diri yang positif, ditandai dengan kemampuan mengenali potensi diri, memiliki tujuan realistis, serta penilaian positif terhadap diri meskipun mengalami keterbatasan peran ayah. Faktor pendukung terbentuknya konsep diri positif antara lain peran ibu, lingkungan sosial yang suportif, serta motivasi internal untuk berprestasi. Kesimpulannya, remaja berprestasi yang mengalami fatherless mampu membangun konsep diri positif melalui dukungan lingkungan dan kesadaran diri yang kuat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: konsep diri; remaja berprestasi; fatherless; siswa SMA
Subjects: Psychology > Education of Psychology
Differential and Developmental Psychology > Child Psychology
Differential and Developmental Psychology > Psychology of Young People Twelve to Twenty
Education > Psychology of Education
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Khalisha Razan Supyansuri
Date Deposited: 06 May 2026 08:20
Last Modified: 06 May 2026 08:20
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130992

Actions (login required)

View Item View Item