Jasa perantara pada pinjaman online perspektif hukum ekonomi syariah di Kecamatan Bekasi Utara

Nur Aini, Raihanah (2026) Jasa perantara pada pinjaman online perspektif hukum ekonomi syariah di Kecamatan Bekasi Utara. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
surat pernyataan (6).pdf

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I..pdf

Download (423kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (400kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (75kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (559kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN (40).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (595kB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital melahirkan berbagai layanan keuangan berbasis aplikasi, salah satunya pinjaman online. Kemudahan akses ini memunculkan praktik jasa perantara yang membantu masyarakat mengajukan pinjaman pada beberapa aplikasi dengan imbalan tertentu. Dalam praktiknya, perantara menggunakan data pribadi nasabah hingga dana dicairkan, sementara status kewajiban pembayaran tetap menjadi tanggung jawab nasabah. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah seperti beban utang, ketidakjelasan tanggung jawab, dan risiko penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk pertama, mengetahui bagaimana mekanisme praktik jasa perantara pinjaman online yang terjadi di Kecamatan Bekasi Utara. Kedua, menganalisis praktik jasa perantara pinjaman online tersebut dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini didasarkan pada konsep akad dalam fiqh muamalah, khususnya akad ijarah, serta prinsip-prinsip dalam Hukum Ekonomi Syariah seperti kejelasan akad, keadilan, kejujuran, dan larangan unsur riba dalam transaksi muamalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan pihak-pihak terkait, observasi terhadap praktik yang terjadi di masyarakat, serta studi dokumentasi dan studi pustaka yang mendukung landasan teoritis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, praktik jasa perantara pinjaman online di Kecamatan Bekasi Utara dilakukan dengan membantu proses pengajuan pinjaman hingga pencairan dana dengan imbalan tertentu, menggunakan data pribadi nasabah tanpa keterlibatan penuh dari yang bersangkutan. Secara formal, praktik ini memenuhi unsur akad ijarah, namun dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah mengandung unsur riba, gharar, dan tadlis, serta objek akadnya berkaitan dengan kegiatan yang tidak sesuai syariat. Praktik ini berdampak pada meningkatnya beban riwayat utang, ketidakjelasan tanggung jawab, serta risiko penyalahgunaan data pribadi di masyarakat. Oleh karena itu, praktik tersebut tidak sah menurut akad ijarah dan tidak sesuai dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Jasa Perantara; Pinjaman Online; Hukum Ekonomi Syariah; Akad Ijarah; Fikih Muamalah
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Raihanah Nur Aini
Date Deposited: 06 May 2026 08:30
Last Modified: 07 May 2026 02:31
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131007

Actions (login required)

View Item View Item