Anugerah, Raihan (2026) Analisis komparatif sanksi zina muhsan dalam pasal 33 Qanun Jinayat Aceh no. 6 tahun 2014 dan pasal 225 Qanun Mojazat Islami Iran tahun 2013. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1. Cover .pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. Abstrak.pdf Download (157kB) | Preview |
|
|
Text (HALAMAN PERNYATAAN KARYA SENDIRI)
3. Halaman Pernyataan Karya Sendiri.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. Daftar Isi.pdf Download (219kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5. Bab I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6. Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (473kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7. Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
jadi.pdf (2).pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB V)
9. Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10. Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (525kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
jadi.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (88kB) | Request a copy |
Abstract
Hukum pidana Islam mengenai zina muhsan di era modern menunjukkan variasi penerapan yang signifikan antar wilayah yurisdiksi. Aceh dan Iran, meskipun sama-sama berlandaskan syariat Islam, memiliki pendekatan politik hukum yang berbeda dalam mentransformasikan teks keagamaan menjadi hukum positif. Perbedaan ini dipicu oleh dialektika antara nilai-nilai tradisional keagamaan dengan tuntutan sistem hukum nasional serta konteks sosiopolitik global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sanksi zina muhsan yang diatur dalam pasal 33 Qanun Jinayat Aceh Nomor 6 Tahun 2014 dan pasal 225 Qanun Mojazat Islami Iran Tahun 2013. Serta menganalisis perbandingan sanksi hukum zina muhsan pada Qanun Jinayat Aceh dan Qanun Mojazat Islami Iran. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif (doctrinal legal research) yang bersifat deskriptif-analitis. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan perbandingan (comparative approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Pengumpulan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dilakukan melalui studi kepustakaan (library research). Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan landasan filosofis dari teori utilitarianisme karya Jeremy Bentham dan landasan sosiologis dari teori efektivitas hukum karya Soerjono Soekanto. Serta teori perbandingan hukum sebagai alat utama menjawab masalah dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan fundamental dalam formulasi sanksi. Di Aceh, sanksi bagi pelaku zina muhsan berupa 100 kali cambuk, yang mencerminkan ijtihad moderat demi menjaga harmonisasi dengan sistem hukum nasional Indonesia. Sebaliknya, Iran menetapkan rajam sebagai sanksi utama, namun memberikan ruang diskresi bagi otoritas kehakiman untuk mensubstitusinya menjadi pidana gantung atau cambuk. Perbedaan ini bermuara pada paradigma politik hukum dan orientasi kemanfaatan; Aceh mengedepankan integrasi nasional, sedangkan Iran lebih menekankan pada purifikasi ideologi agama. Meskipun demikian, kedua yurisdiksi pada hakikatnya memiliki visi yang sama, yakni mewujudkan maqashid syariah dalam bentuk perlindungan keturunan (hifzh al-nasl), dengan metode yang dikalibrasi sesuai realitas sosiopolitik masing-masing negara.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Zina Muhsan; Qanun Aceh; Qanun Iran; Perbandingan Hukum |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Fikih dari Berbagai Paham, Mahzab Law > Comparative Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Raihan Anugerah |
| Date Deposited: | 07 May 2026 02:40 |
| Last Modified: | 07 May 2026 04:11 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131010 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



