Penguatan Pengkajian Keadaan Desa (PKD) melalui pemberdayaan masyarakat berbasis SISDAMAS (Riset Aksi di Kampung Karangtengah, Desa Karangtengah, Kadungora, Garut

Fuadi, Muhammad Rifa (2026) Penguatan Pengkajian Keadaan Desa (PKD) melalui pemberdayaan masyarakat berbasis SISDAMAS (Riset Aksi di Kampung Karangtengah, Desa Karangtengah, Kadungora, Garut. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_Cover.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_Abstrak.pdf

Download (532kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_SK Plagiarisme.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_Daftar Isi.pdf

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_BAB I.pdf

Download (270kB) | Preview
[img] Text (III)
7_BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
6_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB) | Request a copy
[img] Text
8_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB) | Request a copy
[img] Text
9_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pembangunan di Kampung Karangtengah di mana program pemberdayaan seringkali tidak berkelanjutan karena pengidentifikasian masalah yang belum berbasis data riil serta adanya fenomena elite capture dalam proses PKD konvensional. Tanpa intervensi pemetaan sosial yang sistematis, aspirasi kelompok marginal cenderung terabaikan oleh dominasi suara kelompok elit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kapasitas kognitif (pengetahuan), mengkaji peran SISDAMAS dalam meningkatkan keterampilan manajerial, serta menjelaskan proses terbentuknya kesadaran kritis masyarakat dalam pelaksanaan PKD. Penelitian ini berpijak pada teori pemberdayaan menurut Jim Ife (pemberian sumber daya, pengetahuan, dan keterampilan) serta Edi Suharto yang memandang pemberdayaan sebagai proses dan tujuan melalui pendekatan 5P (Enabling, Empowering, Protecting, Supporting, Maintaining). Metode yang digunakan adalah riset aksi (Action Research) dengan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruktivis. Penelitian ini melibatkan 96 Kepala Keluarga (25% dari populasi RW 01) yang diambil melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian ini juga mengintegrasikan teknologi modern seperti Geographic Information System (GIS), QGIS, dan Google Looker Studio untuk akurasi data spasial dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Metodologi SISDAMAS berhasil meningkatkan kapasitas kognitif masyarakat, di mana warga mampu mengidentifikasi secara mandiri 16 poin masalah objektif (seperti sanitasi dan masalah ekonomi), 9 unsur potensi (UMKM dan sumber air), serta 21 butir harapan. (2) Peran SISDAMAS meningkatkan keterampilan manajerial melalui pelatihan teknik wawancara mendalam, visualisasi data, dan literasi pemetaan spasial yang memberikan kedaulatan data bagi warga. (3) Proses PKD ini berhasil membangun kesadaran kritis yang memicu aksi nyata, seperti gerakan kebersihan lingkungan serta inovasi ekonomi sirkular berupa pembuatan lilin aromaterapi dan asbak dari limbah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan PKD berbasis SISDAMAS mampu mentransformasi masyarakat dari objek menjadi subjek pembangunan yang mandiri dan memiliki daya tawar tinggi dalam perencanaan desa (evidence-based planning).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan Masyarakat; Pemetaan Sosial; Pengkajian Keadaan Desa (PKD); Riset Aksi; SISDAMAS
Subjects: Sociology and Anthropology, Society
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Muhammad Rifa Fuadi
Date Deposited: 11 May 2026 06:56
Last Modified: 11 May 2026 06:56
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131237

Actions (login required)

View Item View Item