Perjanjian sponsorship bersyarat Demos Cafe pada kegiatan kemahasiswaan perspektif hukum ekonomi syariah

Ayu, Putri Tasela and Nasrudin, Nasrudin and Dian, Herdiana (2026) Perjanjian sponsorship bersyarat Demos Cafe pada kegiatan kemahasiswaan perspektif hukum ekonomi syariah. IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Hukum Ekonomi Syariah, 5 (1). pp. 68-80. ISSN 2829-8101

[img] Text (Artikel)
Artikel Putri Tasela Ayu.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (419kB) | Request a copy
Official URL: https://iqtishod.staimasi.ac.id/index.php/JI/artic...

Abstract

INDONESIA: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik sponsorship bersyarat dalam kegiatan mahasiswa Muamalah Fair 2025 dan mengkaji kepatuhannya terhadap prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dan metode penelitian deskriptif-analitis, mengumpulkan data melalui literatur dan penelitian lapangan, termasuk wawancara dengan panitia, pengamatan pelaksanaan kerja sama sponsor, dan analisis dokumen seperti MoU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sponsorship untuk Muamalah Fair 2025 secara resmi disusun sebagai hibah bersyarat. Namun, beberapa kondisi yang ditetapkan oleh sponsor, yang mengharuskan penerima untuk memberikan peringkat dan ulasan positif di halaman Google sponsor, menunjukkan pertukaran manfaat yang substantif. Kondisi ini menimbulkan masalah etika dalam muamalah karena berpotensi mengandung unsur kecenderungan atau ketidakjujuran, menggeser karakter kontrak dari yang semula adalah tabarru' (kontrak amal yang tidak bertujuan untuk mendapatkan imbalan) menjadi mu'awadhah (kontrak pertukaran yang mengandung manfaat timbal balik) yang terselubung. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis spesifik praktik sponsorship bersyarat dalam kegiatan mahasiswa, menghubungkan temuan lapangan empiris dengan konstruksi teori hibah bersyarat dalam hukum ekonomi Islam. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian ke depan dengan korelasi serupa. ENGLISH: This study aims to analyse conditional sponsorship practices in the Muamalah Fair 2025 student activities and examine their compliance with the principles of Islamic economic law. This study employs an empirical juridical approach and a descriptive-analytical research method, collecting data through literature and field research, including interviews with the committee, observations of the implementation of sponsor cooperation, and analyses of documents such as MoUs. The results show that sponsorship for the Muamalah Fair 2025 is formally structured as conditional grants. However, several conditions set by the sponsor, which require the recipient to provide positive ratings and reviews on the sponsor’s Google page, indicate a substantive exchange of benefits. This condition raises ethical issues in muamalah because it has the potential to contain elements of tadlis or dishonesty, shifting the character of the contract from what was originally tabarru’ (a contract of charity that does not aim to obtain rewards) to mu’awadhah (a contract of exchange that contains reciprocal benefits) that is veiled. The novelty of this research lies in its specific analysis of conditional sponsorship practices in student activities, linking empirical field findings with the construction of conditional grant theory in Islamic economic law. The contribution of this research is expected to serve as a reference for future research with similar correlations.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: hibah bersyarat; muamalah; hukum ekonomi syariah; sponsorship; kontrak tabarru'
Subjects: Religious Ethics
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Perjanjian dalam Islam
Law
Commerce, Trade
Business
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Putri Tasela Ayu
Date Deposited: 11 May 2026 08:29
Last Modified: 11 May 2026 08:29
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131241

Actions (login required)

View Item View Item