Putra, Ilham Azhari (2025) Analisis hukum ekonomi syariah terhadap jual beli mata uang ( Al- Sharf ) pada trading Forex di aplikasi Most. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1.cover.pdf Download (32kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2.abstrak.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text (PERNYATAAN PLAGIARS)
3.pernyataan_Ilham 001.pdf Download (77kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4.daftar isi.pdf Download (149kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5.bab 1.pdf Download (550kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6.bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (722kB) |
||
|
Text (BAB III)
7.bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8.bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (720kB) |
||
|
Text (BAB V)
9.bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (136kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10.daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (265kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital membuat transaksi keuangan semakin mudah dilakukan secara online, termasuk dalam aktivitas jual beli mata uang atau trading forex. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah aplikasi Mandiri Online Securities Trading (MOST). Meskipun legal secara regulasi di Indonesia, praktik trading forex melalui platform digital masih menimbulkan perdebatan dalam Hukum Ekonomi Syariah, terutama terkait pemenuhan syarat akad al-sharf seperti serah terima tunai (taqabudh), larangan riba, serta larangan gharar dan maysir. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana mekanisme transaksi forex di aplikasi MOST dan bagaimana kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah berdasarkan Al-Qur’an, Hadis, dan Fatwa DSN-MUI No. 28/DSN-MUI/III/2002. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme trading forex pada aplikasi MOST dan menganalisisnya dari sudut pandang Hukum Ekonomi Syariah. Kerangka berpikir dalam penelitian ini menggunakan konsep al-sharf dalam fiqh muamalah, prinsip dasar muamalah, serta ketentuan transaksi spot yang diwajibkan dalam jual beli mata uang. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan pengguna platform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme trading forex di aplikasi MOST berjalan secara online dengan mengikuti pergerakan harga pasar. Namun, praktiknya masih ditemukan unsur yang belum sesuai dengan ketentuan syariah, seperti penggunaan leverage, potensi keterlambatan serah terima, serta adanya aktivitas spekulasi. Kondisi tersebut menyebabkan transaksi forex di MOST belum sepenuhnya memenuhi syarat-syarat al-sharf. Dengan demikian, trading forex di MOST hanya dapat dianggap sesuai syariah jika dilakukan secara spot, tanpa leverage, dan tidak bersifat spekulatif.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Sharf, Trading Forex, Hukum Ekonomi Syariah, Aplikasi MOST, Fatwa DSN-MUI, Riba, Gharar |
| Subjects: | Islam > Islam and Economics Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah |
| Depositing User: | Ilham Azhari Putra |
| Date Deposited: | 12 May 2026 06:18 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:18 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131381 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



