Pemberitaan teror bangkai hewan terhadap jurnalis Tempo.co : Analisis Framing Robert N. Entman pada Detikcom edisi Maret 2025

Qonita, Qonita (2026) Pemberitaan teror bangkai hewan terhadap jurnalis Tempo.co : Analisis Framing Robert N. Entman pada Detikcom edisi Maret 2025. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BEBAS PLAGIARISME)
3_BEBAS PLAGIARISME.pdf

Download (48kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_DAFTAR ISI.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf

Download (146kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB)
[img] Text (BAB III)
7_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (355kB)
[img] Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (940kB)

Abstract

Peristiwa pengiriman bangkai hewan terhadap jurnalis Tempo.co pada Maret 2025 menjadi sorotan karena mengandung unsur kekerasan simbolik yang menyasar profesi jurnalistik. Insiden tersebut tidak hanya dimaknai sebagai tindakan kriminal, tetapi juga sebagai bentuk intimidasi yang berpotensi mengancam kebebasan pers. Dalam konteks ini, media memiliki peran penting dalam membentuk realitas dan persepsi publik melalui cara pemberitaan yang disajikan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana media online membingkai peristiwa teror terhadap jurnalis, khususnya dalam pemberitaan Detikcom edisi Maret 2025. Fenomena ini penting dikaji karena framing media dapat memengaruhi cara publik memahami suatu peristiwa, baik sebagai tindakan kriminal biasa maupun sebagai ancaman terhadap demokrasi dan kebebasan pers. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing Robert N. Entman yang mencakup empat elemen, yaitu pendefinisian masalah (define problems), diagnosis penyebab (diagnose causes), penilaian moral (make moral judgement), dan rekomendasi penyelesaian (treatment recommendation). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap 10 berita Detikcom yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa Detikcom secara konsisten membingkai peristiwa sebagai ancaman serius terhadap kebebasan pers. Pendefinisian masalah ditandai dengan penggunaan istilah “teror” dan penekanan pada identitas korban sebagai jurnalis. Penyebab dihadirkan secara implisit melalui konteks liputan politik serta lemahnya perlindungan terhadap jurnalis. Penilaian moral dibangun melalui pernyataan berbagai lembaga yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa framing Detikcom tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga mengonstruksi narasi bahwa teror terhadap jurnalis merupakan serangan terhadap demokrasi. Rekomendasi penyelesaian berkembang dari penegakan hukum hingga perlindungan sistemik terhadap jurnalis. Dengan demikian, media berperan aktif dalam membentuk wacana publik mengenai pentingnya kebebasan pers dan perlindungan terhadap jurnalis.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Framing; Detikcom; Robert N; Entman; Kebebasan Pers; Teror Jurnalis; Tempo.co
Subjects: Journalism and Newspapers in Indonesia
Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: Qonita ㅤ
Date Deposited: 13 May 2026 06:57
Last Modified: 13 May 2026 07:02
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131456

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item