Jaelani, Aulia Salsabila (2026) Tinjauan hukum ekonomi syariah pada pemberian Reward dalam pencapaian target omzet produk arisan di PT. Laksana Community. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati.
|
Text
1_cover.pdf Download (85kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarisme .pdf Download (497kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (567kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (468kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (779kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (482kB) | Request a copy |
Abstract
Pemberian reward dalam pencapaian target omzet merupakan salah satu strategi motivasi yang diterapkan dalam kegiatan bisnis, termasuk pada produk arisan di PT. Laksana Community. Dalam praktiknya, perusahaan memberikan reward berupa sepeda motor dan mobil kepada leader (ketua arisan) sebelum target omzet sebesar 100 juta rupiah per bulan benar-benar tercapai. Pemberian reward di awal ini dilakukan dengan tujuan mendorong semangat dan motivasi leader agar lebih giat dalam meningkatkan jumlah anggota dan omzet arisan. Namun, dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, praktik tersebut perlu dikaji lebih mendalam karena berpotensi menimbulkan ketidakjelasan (gharar) dan ketidaksesuaian dengan ketentuan akad ju’alah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (1) Pelaksanaan pemberian reward dalam produk arisan oleh PT. Laksana Community kepada para leader; dan (2) pemberian reward pada produk arisan oleh di PT. Laksana Community kepada para leader menurut perspektif hukum ekonomi syariah. Kerangka berpikir penelitian ini bertumpu pada teori akad ju’alah sebagai dasar analisis terhadap kesesuaian mekanisme reward dengan prinsip-prinsip syariah. Selain itu, penelitian ini juga mengacu pada Fatwa DSN-MUI Nomor 62 Tahun 2007 tentang Akad Ju’alah, kaidah fiqh muamalah, serta prinsip-prinsip dasar Hukum Ekonomi Syariah seperti yang terdapat dalam UU No. 21 Tahun 2008 yakni harus terhindar dari unsur gharar, maysir, dan riba. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis, yaitu dengan menggambarkan secara sistematis praktik pemberian reward di PT. Laksana Community, kemudian dianalisis berdasarkan ketentuan hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian reward oleh PT. Laksana Community secara rukun akad ju’alah, praktik ini telah terpenuhi, meliputi adanya para pihak, pekerjaan yang jelas dan terukur, imbalan yang halal, serta kesepakatan melalui MoU. Namun, dari sisi syarat akad, praktik ini belum sepenuhnya sesuai karena imbalan diberikan sebelum tercapainya hasil (natijah). Hal ini tidak sejalan dengan pandangan ulama Malikiyah dan Fatwa DSN-MUI No. 62 Tahun 2007. Meskipun tidak mengandung riba, gharar, dan maysir secara tegas, praktik ini belum sepenuhnya mencerminkan prinsip imbalan berbasis hasil, sehingga memerlukan penyesuaian agar sesuai dengan hukum ekonomi syariah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Ekonomi Syariah; Pemberian Reward; Produk Arisan; Target Omzet |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah |
| Depositing User: | Aulia Salsabila Jaelani |
| Date Deposited: | 13 May 2026 07:59 |
| Last Modified: | 13 May 2026 07:59 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131490 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



