Bakar, Sharil Bin Abu (2025) Redefinisi Musafir Di Era Globalsiasi: Analisis hadis tentang shalat qashar dalam konteks negara Kota Singapura. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (103kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (245kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (149kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (285kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (257kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (889kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (233kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji ulang konsep musafir dan pelaksanaan shalat qashar dalam konteks geografik dan sosiologi negara kota (capital city) Singapura, yang memiliki luas wilayah hanya 728,6 km² dan prasana pengangkutan modern. Kriteria klasik musafir, seperti jarak empat barid (±88,704 km), menjadi kesamaran dalam konteks urban Singapura, di mana perjalanan domestik jarang memenuhi syarat safar menurut mazhab Syafi’i yang dominan di kalangan Muslim Melayu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis makna dan implikasi hukum hadis-hadis Nabi tentang musafir dan shalat qashar menurut ulama klasik dan kontemporari, (2) menilai kesan realiti geografik, demografik, dan corak mobiliti masyarakat Muslim Singapura terhadap penerapan konsep musafir,(3) mengungkap respons dan praktik keberagamaan masyarakat dalam menghadapi kebingungan hukum, serta (4) merumuskan kriteria musafir yang kontekstual dan praktik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi hadis tematik (maudhū’ī) dan hermeneutika kontekstual, penelitian ini menghabungkan analisis teks hadis, observasi di lapangan dan tinjauan. Data dikumpulkan dari kitab hadis mu’tabarah, dokumen rasmi pemerintah, dan informan kunci seperti ulama, ahli akademik, dan masyarakat Muslim Singapura. Temuan awal menunjukkan bahawa kriteria jarak mutlak kurang relevan di era globalisasi, dan masyarakat Muslim Singapura menghadapi kebingungan dalam menentukan status musafir. Oleh kerana itu, penelitian ini mengusulkan redefinisi musafir berdasarkan lima indikator: jarak relatif, waktu perjalanan, tujuan dan kekerapan perjalanan, kesan terhadap rutin ibadah, dan persepsi psikologi. Hasil penelitian menyumbang kepada pengembangan fiqh al-waqi’ yang responsif terhadap konteks urban modern, memberikan panduan praktik bagi masyarakat Muslim Singapura, dan memperkuat keharmonian keagamaan dalam masyarakat multikultural. Penelitian ini juga menawarkan model metodologi untuk reinterpretasi hukum Islam di wilayah dengan karakteristik geografik unik, relevan bagi masyarakat Muslim global, khususnya Muslim minoriti di negara kota.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Musafir; Shalat Qashar; Hadis Nabi; Redefinisi Fiqh; Singapura; Fiqh Kontemporari; Geografi Islam; Hermeneutika Hadis, Minoriti Muslim, Negara Kota |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Sharil Bin Abu Bakar |
| Date Deposited: | 19 May 2026 03:41 |
| Last Modified: | 19 May 2026 03:41 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131637 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



