Nuraidah, Shelly (2025) Analisis perkawinan tidak tercatat di desa kertamukti Kabupaten Cianjur. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (293kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (278kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
LEMBAR PERNYATAAN KARYA SENDIRI_SHELLY (1).pdf Download (259kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (244kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (542kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (539kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (369kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perkawinan tidak tercatat masih terjadi di Desa Kertamukti meskipun kewajiban pencatatan telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan peraturan pelaksanaannya. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan hukum negara dan praktik sosial masyarakat yang memandang bahwa keabsahan perkawinan cukup terpenuhi apabila telah sesuai dengan hukum agama, tanpa harus mencatatkan resmi pada pihak yang berwenang. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perkawinan tidak tercatat pada masyarakat di Desa Kertamukti; 2) Untuk mengetahui faktor sosial yang melatarbelakangi perkawinan tidak tercatat masyarakat di Desa Kertamukti; dan 3) Untuk mengetahui bagaimana dampak dari perkawinan tidak tercatat bagi kehidupan rumah tangga masyarakat di Desa Kertamukti. Penelitian ini menggunakan teori kepastian hukum Gustav Radbruch dan Maqashid Al-Syari’ah melalui Maslahah Mursalah. Radbruch menekankan pentingnya kepastian hukum, sementara Maqashid Al-Syari’ah melalui Hifz An-Nasl dan Hifz Al-Mal memandang pencatatan sebagai upaya menjaga keturunan dan harta, sehingga diperlukan demi kemaslahatan dan ketertiban hukum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan terkait serta wawancara dengan pemerintah desa dan masyarakat. Selanjutnya, data di analisis untuk menggambarkan kondisi faktual dan menilai kesesuaiannya dengan ketentuan hukum yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perkawinan tidak tercatat di Desa Kertamukti dilakukan sesuai dengan rukun dan syarat secara agama, tetapi tidak dicatatkan pada PPN atau KUA sehingga tidak memiliki kekuatan hukum administratif; 2) Faktor yang melatarbelakangi perkawinan tidak tercatat masyarakat Desa Kertamukti meliputi rendahnya pendidikan dan kesadaran hukum, status janda atau duda yang belum menyelesaikan administrasi perceraian, usia yang belum memenuhi ketentuan, serta pengaruh budaya yang menganggap praktik tersebut sebagai hal biasa; dan 3) Dampak dari perkawinan tidak tercatat berfokus pada aspek administratif, seperti tidak tergabung dalam satu Kartu Keluarga yanag kemudian menjadi kendala pada akses bantuan sosial, dan kesulitan pengurusan akta kelahiran anak.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkawinan Tidak Tercatat; Kepastian Hukum; Maslahah Mursalah. |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam Culture and Institutions > Marriage |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah |
| Depositing User: | Shelly Nuraidah |
| Date Deposited: | 20 May 2026 07:20 |
| Last Modified: | 20 May 2026 08:07 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131690 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



