Penelantaran nafkah anak oleh ayah kandung : Studi kasus di kelurahan Bontolangkasa

Aslama, Imam Salehuddin (2026) Penelantaran nafkah anak oleh ayah kandung : Studi kasus di kelurahan Bontolangkasa. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (314kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (195kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (423kB)

Abstract

Latar Belakang masalah dalam penelitian ini adanaya penelenatran dalam memberikan nafkah kepada anak oleh ayah kandung di Kelurahan Bontolangkasa Sulawesi Selatan, meskipun menurut Hukum Islam, memberikan nafkah adalah tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh ayah. Ketidakpatuhan terhadap kewajiban ini mengakibatkan hak-hak dasar anak tidak terpenuhi dan berpotensi bertentangan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mengenai Perkawinan, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Kompilasi Hukum Islam. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami 1) Latar belakang terjadinya penelantaran anak yang dilakukan oleh ayah kandung. 2) Cara anak memenuhi Kebutuhan hidupnya selama ditelantarkan oleh ayah kandung, Serta 3) dampak yang ditimbulkan terhadap penelantaran tersebut. Kerangka Teori dalam penelitian ini menyoroti konsep Maqashid al-Syari’ah yang menekankan bahwa setiap peraturan syariat bertujuan untuk melindungi kesejahteraan manusia, baik dalam aspek spiritual maupun fisik. Tanggung jawab suami untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak adalah suatu bentuk perlindungan terhadap kebutuhan fundamental (dharuriyat), seperti menjaga jiwa, keturunan, dan harta. Pengabaian nafkah yang membahayakan kesejahteraan anak bertentangan dengan tujuan syariat. Oleh karena itu, nafkah bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga menjadi alat untuk mencapai kesejahteraan keluarga sesuai dengan prinsip maqashid al-syari’ah. Metode yang diterapakan dalam penelitian ini adalah Penelitian jenis kualitatif deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis empiris serta menguunakan strategi studi kasus. Informasi dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan kajian pustaka, lalu dianalisis dengan cara deskriptif-analitis untuk memberikan gambaran yang terstruktur mengenai fenomena penelantaran kebutuhan anak yang berlangsung di Kelurahan Bontolangkasa. Hasil studi di Kelurahan Bontolangkasame ngindikasikan bahwa 1)Penelantaran anak oleh ayah kandung dipengaruhi oleh pernikahan yang tidak resmi, rendahnya kesadaran terhadap tanggung jawab sebagai orang tua, serta ketidakmampuan atau kurangnya komitmen ayah dalam memberikan dukungan finansial. Sebagai akibatnya, 2) Semua kebutuhan hidup anak sepenuhnya ditanggung oleh ibu yang berperan sebagai pencari nafkah tunggal melalui kegiatan berkebun, menjahit, dan beternak. 3) Akibat dari pengabaian oleh ayah mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan dasar anak, terganggunya kondisi emosional karena kurangnya kasih sayang dari ayah, terbatasnya akses pendidikan, serta meningkatnya beban bagi anak karena harus membantu pekerjaan orang tua. Dampak ini mempengaruhi berbagai aspek ekonomi, sosial, emosional, dan masa depan anak secara keseluruhan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Metode yuridis; Kewajiwan Rumah Tangga; Nafkah Anak; Penelantaran Anak;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah
Depositing User: Imam Salehuddin Aslama
Date Deposited: 22 May 2026 07:38
Last Modified: 22 May 2026 07:38
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131832

Actions (login required)

View Item View Item