Audina, Keysha (2026) Eksistensi wisata edukasi museum mugaba dalam peningkatan ekonomi masyarakat Desa: Penelitian di Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
Coverr.pdf Download (40kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (39kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
Keysha_1228030088.pdf Download (358kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi .pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text
Bab_I.pdf Download (148kB) | Preview |
|
|
Text
Bab_II.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) | Request a copy |
||
|
Text
Bab_III.pdf Restricted to Registered users only Download (150kB) | Request a copy |
||
|
Text
Bab_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (463kB) | Request a copy |
||
|
Text
Bab_V.pdf Restricted to Registered users only Download (46kB) | Request a copy |
||
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (122kB) | Request a copy |
||
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Museum Mugaba merupakan salah satu museum yang berada di Kabupaten Bandung Barat yang berlokasi di Desa Pangauban. Meskipun berada di wilayah yang tidak berada di pusat aktivitas kota, keberadaan museum ini berkembang sebagai destinasi wisata edukatif yang mampu menarik pengunjung. Kehadiran Museum Mugaba membawa perubahan pada lingkungan sekitar, seperti meningkatnya aktivitas kunjungan wisatawan, perbaikan infrastruktur, serta munculnya berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan museum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kondisi sosial masyarakat Desa Pangauban sebelum dan sesudah berdirinya Museum Mugaba, mengidentifikasi program-program yang dimiliki oleh Museum Mugaba, mengetahui kontribusi museum terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Pangauban, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan kerangka berpikir teori keterlekatan (embeddedness) dari Mark Granovetter yang menjelaskan bahwa aktivitas ekonomi tidak terlepas dari hubungan sosial yang terbentuk dalam masyarakat. Melalui hubungan sosial tersebut, terbentuk jaringan antara pengelola museum, masyarakat lokal yang dapat memunculkan peluang ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan masyarakat sekitar serta pelaku usaha di kawasan Museum Mugaba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum berdirinya Museum Mugaba sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, sedangkan setelah berdirinya museum muncul peluang ekonomi baru melalui aktivitas wisata seperti usaha kuliner dan jasa lainnya. Selain itu, Museum Mugaba memiliki beberapa program edukatif seperti museum sejarah kelautan, perpustakaan sebagai sarana literasi, serta simulator kapal sebagai media pembelajaran interaktif bagi pengunjung.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekonomi; Keterlekatan; Museum |
| Subjects: | Special Computer Methods > Online Social Network Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Participation |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Keysha Audina |
| Date Deposited: | 22 May 2026 08:27 |
| Last Modified: | 26 May 2026 04:14 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



