Implementasi Super Resolution Generative Adversarial Networks (SRGAN) untuk Downscaling data curah hujan CMIP6 di Jawa Barat berbasis data CHRIPS2

Fitri, Saftana (2026) Implementasi Super Resolution Generative Adversarial Networks (SRGAN) untuk Downscaling data curah hujan CMIP6 di Jawa Barat berbasis data CHRIPS2. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6_bab2.pdf

Download (549kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7_bab3.pdf

Download (303kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8_bab4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
9_bab5.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10_daftarpustaka.pdf

Download (208kB) | Preview

Abstract

Keterbatasan data General Circulation Models (GCM) yang memiliki resolusi spasial rendah dan tingkat bias yang tinggi terhadap data observasi menjadi tantangan utama dalam analisis iklim regional, sehingga diperlukan proses downscaling untuk meningkatkan kualitas data. Meskipun penelitian terdahulu menunjukkan bahwa Super Resolution Generative Adversarial Network (SRGAN) memiliki performa unggul dibandingkan metode deep learning lainnya dalam tugas downscaling, sebagian besar studi masih menggunakan data low resolution sintetis hasil downsampling. Hal ini menimbulkan ketidakpastian terkait efektivitas SRGAN ketika diterapkan pada data low resolution asli dari GCM. Penelitian ini mengusulkan penerapan SRGAN untuk melakukan statistical downscaling data curah hujan CMIP6 menjadi resolusi tinggi berbasis data observasi CHIRPS2 di wilayah Jawa Barat. Metode yang digunakan mengadaptasi kerangka CRISP-DM yang mencakup tahapan business understanding, data understanding, data preparation, modelling, dan evaluation. Model SRGAN dibangun menggunakan arsitektur Generator berbasis SRResNet dan diskriminator berbasis PatchGAN, serta memanfaatkan data topografi sebagai variabel tambahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja signifikan dibandingkan data CMIP6 asli. Pada model CNRM CM6 1, RMSE menurun dari 28.24 menjadi 10.19 mm/hari dan MAE dari 16.57 menjadi 6.39 mm/hari, dengan PCC meningkat dari 0.13 menjadi 0.42. Pada CanESM5, RMSE menurun dari 21.80 menjadi 10.63 mm/hari dan MAE dari 12.53 menjadi 6.90 mm/hari, serta PCC meningkat dari 0.06 menjadi 0.41. Sementara pada IPSL CM6A LR, RMSE menurun dari 18.09 menjadi 10.31 mm/hari dan MAE dari 11.57 menjadi 6.47 mm/hari, dengan PCC meningkat dari 0.07 menjadi 0.40. Dengan demikian, SRGAN terbukti efektif dalam meningkatkan resolusi dan kualitas data curah hujan GCM untuk analisis iklim regional.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: CHIRPS2; CMIP6; SRGAN; Downscaling Statistik; Presipitasi
Subjects: Special Computer Methods > Artificial Intelligence
Special Computer Methods > Computer Vision
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Informatika
Depositing User: Saftana Fitri
Date Deposited: 04 Jun 2026 07:11
Last Modified: 04 Jun 2026 07:11
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132038

Actions (login required)

View Item View Item