Yudiawan, Sahrul (2025) Optimasi suhu inkubasi extraction buffer pada ekstraksi DNA bakso sapi menggunakan metode polyvinylpyrrolidone (PVP). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati.
|
Text
1_Cover.pdf Download (211kB) | Preview |
|
|
Text
2_Abstrak.pdf Download (264kB) | Preview |
|
|
Text
Surat Plagiarisme_Sahrul.pdf Download (506kB) |
||
|
Text
4_Daftar Isi.pdf Download (318kB) | Preview |
|
|
Text
5_Bab1.pdf Download (343kB) | Preview |
|
|
Text
6_Bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
||
|
Text
7_Bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (348kB) |
||
|
Text
8_Bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) |
||
|
Text
9_Bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
||
|
Text
10_DaftarPustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
||
|
Text
11_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (475kB) |
Abstract
Bakso adalah salah satu makanan olahan dari daging yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, namun banyak laporan tentang adanya kontaminasi daging yang tidak halal, contohnya daging babi. Sekarang banyak peneliti yang melakukan penelitian untuk mendeteksi adanya cemaran, salah satunya dengan ekstraksi DNA menggunakan metode PCR. Ekstraksi DNA adalah proses pemisahan dan pemurnian materi genetik (DNA) dari jaringan makhluk hidup, baik menggunakan metode konvensional dan kit ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu inkubasi yang optimal dalam menghasilkan kemurnian DNA dan konsentrasi DNA yang optimal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Halal UIN Sunan gunung Djati bandung pada Juni 2023 sampai Agustus 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berupa bakso sapi dengan kandungan daging sapi sebesar 67%. Proses ekstraksi DNA metode konvensional dilakukan berdasarkan protokol ISO 21571, sedangkan metode kit mengikuti prosedur yang direkomendasikan oleh Tiangen. Konsentrasi dan kemurnian DNA diukur menggunakan spektrofotometer, sementara analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu optimum pada metode ekstraksi konvensional adalah 65°C, yang menghasilkan konsentrasi DNA sebesar 193,57 ng/µL dengan nilai kemurnian 2,23. Pada metode kit, rata-rata konsentrasi DNA yang diperoleh mencapai 510,05 ng/µL dengan nilai kemurnian 2,22. Selain itu, variasi suhu pada metode konvensional terbukti memengaruhi konsentrasi dan kemurnian DNA yang dihasilkan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bakso sapi; ekstraksi DNA; kemurnian DNA; konsentrasi DNA; suhu inkubasi |
| Subjects: | Biology > Biotechnology Biology |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi |
| Depositing User: | Sahrul Yudiawan |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 09:00 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 09:00 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132193 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



