Aini, Nuri Qurrotul (2026) Hadis Hanzhalah dalam Shahih Muslim No. 2750: Analisis tahlili dengan pendekatan fenomenologis terhadap dinamika keberagamaan generasi Z. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover .pdf Download (206kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (203kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (214kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftar isi (11).pdf Download (256kB) |
||
|
Text
5_bab1.pdf Download (458kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (690kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (328kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (752kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (310kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (651kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dinamika keberagamaan yang ditandai dengan naik-turunnya kondisi iman, sebagaimana tergambar dalam hadis Hanzhalah yang diriwayatkan oleh Shahih Muslim No. 2750. Hadis ini menunjukkan keberadaan perubahan kondisi batin antara suasana spiritual yang intens dan aktivitas duniawi, yang kerap menimbulkan kegelisahan hingga kekhawatiran akan kemunafikan. Fenomena tersebut relevan dengan kondisi Generasi Z yang menunjukkan pola keberagamaan ambivalen, yaitu aktif dalam praktik religius namun tetap terlibat dalam gaya hidup modern, sehingga terjadi pergeseran antara pengalaman religius dan keterlibatan dalam aktivitas duniawi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis Hanzhalah secara tahlili serta mengkaji maknanya melalui pendekatan fenomenologis dalam konteks dinamika keberagamaan Generasi Z. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk memahami pengalaman subjektif informan, serta analisis tahlili untuk mengkaji hadis melalui aspek sanad, matan, dan kandungan maknanya. Data diperoleh melalui studi literatur dan wawancara terhadap Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis Hanzhalah memiliki keotentikan yang kuat dengan dukungan riwayat muttabi’ dan syawahid. Secara makna, hadis ini menegaskan bahwa fluktuasi iman bukanlah kemunafikan, melainkan kondisi manusiawi yang wajar sebagaimana tercermin dalam konsep sa’ah wa sa’ah. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Generasi Z menyadari adanya perubahan kondisi iman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ketika berpindah dari aktivitas religius menuju aktivitas duniawi. Kondisi ini memunculkan perasaan tidak konsisten, kegelisahan batin, serta kekhawatiran akan kualitas keimanan, namun sekaligus mendorong refleksi diri dan upaya untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam konteks Generasi Z, dinamika tersebut tampak dalam pola keberagamaan yang ambivalen sebagai bagian dari proses pencarian identitas dan integrasi nilai religius dengan kehidupan modern, sehingga perlu dipahami secara kontekstual, reflektif, dan proporsional.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Generasi Z; Hadis Hanzhalah; Tahlili |
| Subjects: | Applied Psychology Al-Hadits dan yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Nuri Qurrotul Aini |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 02:53 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 07:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132230 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



