Optimalisasi penggunaan Chatgpt untuk pengembangan konten media online madania.co.id

Ananda, Livia Dwi (2026) Optimalisasi penggunaan Chatgpt untuk pengembangan konten media online madania.co.id. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1. Cover_.pdf

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (48kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Keterangan Bebas Plagiarism_.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Daftar Isi.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Bab I_.pdf

Download (153kB) | Preview
[img] Text
6. Bab II_.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[img] Text
7. Bab III_.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] Text
8. Bab IV_.pdf
Restricted to Registered users only

Download (29kB)
[img] Text
9. Daftar Pustaka_.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[img] Text
10. Lampiran_.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan dampak signifikan pada praktik jurnalistik, terutama dalam media daring. ChatGPT, sebagai salah satu alat AI berbasis bahasa, menawarkan kemudahan dalam penulisan, penyusunan kerangka artikel, hingga penyuntingan bahasa. Namun, pemanfaatan teknologi ini menimbulkan tantangan etis, risiko akurasi, dan potensi perubahan terhadap profesionalisme jurnalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi ChatGPT di redaksi Madania.co.id dengan fokus pada empat aspek utama, yaitu: efisiensi kerja redaksi, kualitas konten berita, akurasi informasi dan proses verifikasi, serta dampak terhadap profesionalisme jurnalis. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif, berdasarkan observasi praktik kerja redaksi, wawancara dengan jurnalis, serta studi dokumentasi internal terkait pedoman penggunaan ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT mampu meningkatkan efisiensi kerja redaksi melalui percepatan penyusunan kerangka artikel, penyederhanaan bahasa, dan perbaikan struktur kalimat, sehingga jurnalis dapat lebih fokus pada pengumpulan data dan verifikasi fakta. Dari segi kualitas konten, AI membantu menjaga konsistensi kebahasaan dan alur logis, tetapi masih terbatas dalam menghadirkan narasi kritis dan perspektif kontekstual yang kompleks. Dalam hal akurasi, penerapan ChatGPT membutuhkan pengawasan ketat karena AI tidak dapat memverifikasi fakta secara mandiri, sehingga tanggung jawab akhir tetap berada pada jurnalis manusia. Evaluasi profesionalisme menunjukkan bahwa penggunaan AI harus dibarengi dengan pelatihan dan pendampingan untuk menjaga kemampuan analitis, kreativitas, dan integritas jurnalistik. Berdasarkan temuan tersebut, ChatGPT dapat berfungsi sebagai alat pendukung yang meningkatkan produktivitas dan efisiensi redaksi, tanpa mengurangi peran sentral jurnalis dalam menjaga etika, akurasi, dan kualitas pemberitaan. Implementasi yang tepat memungkinkan Madania.co.id memanfaatkan AI secara optimal sambil mempertahankan prinsip-prinsip jurnalisme yang beretika dan berintegritas. ENGLISH: The development of Artificial Intelligence (Artificial Intelligence/AI) technology has had a significant impact on journalistic practices, particularly in online media. ChatGPT, as a language-based AI tool, offers convenience in writing, structuring article outlines, and editing language. However, the utilization of this technology raises ethical challenges, accuracy risks, and potential changes to journalistic professionalism. This study aims to evaluate the implementation of ChatGPT in the editorial newsroom of Madania.co.id, focusing on four main aspects: editorial work efficiency, news content quality, information accuracy and verification processes, and the impact on journalistic professionalism. The research employs a qualitative method with descriptive analysis, based on observations of newsroom practices, interviews with journalists, and internal documentation studies related to the guidelines for using ChatGPT. The findings indicate that ChatGPT improves editorial efficiency by accelerating the preparation of article outlines, simplifying language, and enhancing sentence structure, allowing journalists to focus more on data collection and fact verification. In terms of content quality, AI helps maintain linguistic consistency and logical flow but remains limited in delivering critical narratives and complex contextual perspectives. Regarding accuracy, the implementation of ChatGPT requires strict supervision because AI cannot independently verify facts, making the final responsibility remain with human journalists. The evaluation of professionalism shows that AI usage must be accompanied by training and mentoring to preserve analytical skills, creativity, and journalistic integrity. Based on these findings, ChatGPT can function as a supporting tool that enhances productivity and editorial efficiency without diminishing the central role of journalists in maintaining ethics, accuracy, and quality reporting. Proper implementation enables Madania.co.id to optimally utilize AI while upholding ethical and integrity-based journalistic principles.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: ChatGPT; Jurnalisme Daring; Efisiensi Redaksi; Kualitas Konten Profesionalisme Jurnalis;
Subjects: Biography, Obituary > Journalist and News Commentators Biography
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: anisa Fitriani
Date Deposited: 05 Jun 2026 07:14
Last Modified: 05 Jun 2026 07:14
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132232

Actions (login required)

View Item View Item