Hanafi, Ahmad Mu'adz (2026) Pengaruh bimbingan manasik terhadap kemandirian jemaah KBIHU Daarut Tauhiid Bandung dalam melaksanakan ibadah haji tahun 2025. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER. (1).pdf Download (87kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK..pdf Download (45kB) |
|
|
Text (LEMBAR BEBAS PLAGIARISM)
LEMBAR BEBAS PLAGIASI.pdf Download (842kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI..pdf Download (59kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I..pdf Download (268kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II..pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III..pdf Restricted to Registered users only Download (540kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV..pdf Restricted to Registered users only Download (114kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (952kB) |
Abstract
Bimbingan ini bertujuan membekali calon jemaah dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji secara mandiri. Namun pada kenyataannya, masih terdapat jemaah yang belum sepenuhnya mandiri dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci, sehingga menarik untuk dikaji seberapa besar pengaruh bimbingan manasik terhadap kemandirian jemaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan manasik terhadap kemandirian jemaah KBIHU Daarut Tauhiid Bandung dalam melaksanakan ibadah haji tahun 2025. Variabel independen (X) adalah bimbingan manasik yang diukur berdasarkan teori Pembelajaran Sosial Albert Bandura dengan dimensi perhatian (attention), retensi (retention), reproduksi (reproduction), dan motivasi (motivation). Variabel dependen (Y) adalah kemandirian jemaah yang diukur menggunakan teori Self-Efficacy Bandura dengan dimensi level (magnitude), kekuatan (strength), dan luas bidang perilaku (generality). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh jemaah haji KBIHU Daarut Tauhiid Bandung tahun 2025 yang berjumlah 273 orang. Sampel ditetapkan sebanyak 117 responden menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 7%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa bimbingan manasik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian jemaah, sebagaimana tercermin dari persamaan regresi Y = 4,256 + 0,856X dengan nilai t hitung sebesar 8,408 dan signifikansi kurang dari 0,001. Koefisien korelasi sebesar 0,617 menunjukkan hubungan yang kuat dan searah, sementara koefisien determinasi sebesar 0,381 mengindikasikan bahwa bimbingan manasik berkontribusi sebesar 38,1% terhadap kemandirian jemaah dan 61,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, yang membuktikan bahwa semakin baik bimbingan manasik yang diterima, semakin tinggi pula kemandirian jemaah dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan Manasik; Kemandirian Jemaah; Ibadah Haji; KBIHU Daarut Tauhiid Bandung; Self-Efficacy. |
| Subjects: | Islam > Da'wah |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Manajemen Haji dan Umrah |
| Depositing User: | Ahmad Muadz Hanafi |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 07:44 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 07:44 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132391 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



