Apriliani, Mitha Ratu (2026) Konsep qad̩ā dan qadar dalam tafsir al-Kasysyaf karya Al-Zamakhsyari : Studi analisis intertekstualitas. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (178kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (279kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_SKbebasplagiarism.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (740kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf Download (340kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (816kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (689kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
Abstract
Konsep qad̩ā dan qadar merupakan salah satu kajian teologis yang paling sering diperdebatkan dalam sejarah pemikiran Islam, khususnya terkait relasi antara kehendak Ilahi dan ikhtiar manusia. Perbedaan pandangan antara kelompok yang menekankan kebebasan manusia dan yang menegaskan dominasi mutlak kehendak Allah menunjukkan adanya ketegangan konseptual dalam memahami realitas kehidupan. Dalam tradisi tafsir, penafsiran Al-Qur’an tidak berdiri secara independen, melainkan memiliki keterkaitan dengan riwayat-riwayat sebelumnya, seperti yang dinisbatkan kepada Ibnu ‘Abbas dan dihimpun dalam Tafsir At-Tabari. Namun, dalam Tafsir al-Kasysyaf karya Al-Zamakhsyari, riwayat-riwayat tersebut mengalami penyederhanaan, perubahan redaksi, dan pengembangan makna, yang menunjukkan adanya relasi intertekstual dalam penafsiran. Melalui Tafsir al-Kasysyaf, penelitian ini berupaya mengidentifikasi ragam interpretasi terhadap ayat-ayat yang membahas mengenai qad̩ā dan qadar sekaligus menganalisis bentuk intertekstualitas dalam penafsirannya berdasarkan perspektif Julia Kristeva, serta mengkaji pemahaman teologis Al-Zamakhsyari terkait hubungan antara qad̩ā, qadar, dan ikhtiar manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, dibantu dengan pendekatan intertekstualitas Julia Kristeva untuk menganalisis relasi antarteks, serta konsep hipogram dari Michael Riffaterre sebagai perangkat operasional dalam mengidentifikasi teks dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran qad̩ā dan qadar dalam Tafsir Al-Kasysyaf tidak bersifat deterministik, melainkan menunjukkan kecenderungan yang proporsional antara kehendak Ilahi dan ikhtiar manusia. Qad̩ā dipahami sebagai ketetapan Allah, sedangkan qadar sebagai realisasinya dalam kerangka hukum sebab-akibat. Selain itu, intertekstualitas dalam penafsiran Al-Zamakhsyari menunjukkan relasi dengan riwayat yang dinisbatkan kepada Ibnu ‘Abbas sebagai hipogram (tidak pada seluruh ayat) dan Tafsir At-Tabari sebagai teks paralel, yang termanifestasi dalam bentuk modifikasi semantis, haplologi, dan ekspansi. Dengan demikian, pemikiran teologis Al-Zamakhsyari tetap menunjukkan kecenderungan rasionalistik Mu’tazilah, namun tidak bersifat kaku, melainkan menghadirkan hubungan yang integratif dan proporsional antara qad̩ā, qadar,dan ikhtiar manusia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | qad̩ā; qadar; intertekstualitas; Tafsir al-Kasysyaf; al-Zamakhsyari |
| Subjects: | Islam Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Mitha Ratu Apriliani |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 08:09 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 08:09 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132443 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



