Rusmana, Dian (2026) Re-Interpretasi Mens Rea pada pembelaan terpaksa yang melampaui batas (Noodweer Exces) mengakibatkan kematian pelaku dalam kerangka keadilan restoratif. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover Fix.pdf Download (510kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (583kB) | Preview |
|
|
Text (SK-PLAGIASI)
SK- Plagiasi.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (636kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (822kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (946kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (583kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (948kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (518kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Download (678kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum terhadap pembelaan terpaksa yang melampaui batas (noodweer exces)yang hingga saat ini masih diterapkan secara beragam dan inkonsisten oleh lembaga peradilan di Indonesia. Permasalahan tersebut tampak dalam Putusan Nomor 15/Pid.B/2016/PN.Mll dan Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Kpn yang menunjukkan adanya perbedaan mendasar dalam menafsirkan unsur kesalahan pidana pada perkara pembelaan diri. Di satu sisi, terdapat putusan yang menegaskan bahwa kegoncangan jiwa hebat merupakan syarat utama dalam penerapan doktrin noodweer exces sebagaimana tercermin dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 939 K/Pid/2022 yang menitikberatkan pada aspek psikologis pelaku. Namun, di sisi lain, terdapat pula putusan yang lebih menekankan proporsionalitas tindakan, kesempatan menghindar, dan keseimbangan antara ancaman dan respons sebagaimana terlihat dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 806/K/Pid/2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mens rea pada pembelaan terpaksa yang melampaui batas hingga mengakibatkan kematian pelaku begal motor dalam kerangka keadilan restoratif berdasarkan Pasal 49 ayat (2) UndangUndang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis relevansi pengaturan dalam KUHP baru terhadap perlindungan hukum bagi pelaku pembelaan diri yang mengalami kegoncangan jiwa hebat akibat situasi darurat yang mengancam keselamatan jiwa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori keadilan restoratif sebagai grand theory, teori mens rea dalam hukum pidana sebagai middle theory, dan teori psikologi forensik mengenai acute stress response sebagai applied theory. Ketiga teori tersebut digunakan untuk menelaah hubungan antara kondisi psikologis pelaku dengan pertanggungjawaban pidana dalam tindak pembelaan diri yang melampaui batas. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif serta teknik analisis kualitatif melalui penelaahan terhadap putusan pengadilan dan perbandingan antara ketentuan KUHP lama dengan KUHP Nasional Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan PN Malili menghapus unsur kesalahan karena terdakwa dinilai bertindak spontan akibat kegoncangan jiwa hebat tanpa adanya niat jahat, sedangkan Putusan PN Kepanjen tetap menempatkan kesalahan pada terdakwa karena dianggap masih memiliki kesempatan menghindar dan mengendalikan tindakan. Perbedaan tersebut menunjukkan belum adanya keseragaman parameter yuridis dalam menafsirkan unsur kegoncangan jiwa hebat dan proporsionalitas tindakan. Oleh karena itu, Pasal 43 KUHP baru diharapkan mampu memberikan pengaturan yang lebih humanistis dan adaptif sehingga penerapan noodweer exces dapat mewujudkan keadilan dan kepastian hukum dalam praktik peradilan pidana.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Noodweer Exces; Mens Rea; Keadilan Restoratif |
| Subjects: | Criminal Law > Criminal Procedure of Indonesia |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Dian Rusmana |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 07:31 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 07:31 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132448 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



