Modal sosial dalam transforormasi ritual Hajat Tatanen di desa wisata Puspamukti kecamatan Cigalontang kabupaten Tasikmalaya

Santika, Mira (2026) Modal sosial dalam transforormasi ritual Hajat Tatanen di desa wisata Puspamukti kecamatan Cigalontang kabupaten Tasikmalaya. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (287kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (239kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Transformasi praktik budaya dalam konteks pengembangan desa wisata menjadi fenomena yang semakin relevan untuk dikaji, khususnya dalam melihat bagaimana tradisi lokal beradaptasi dengan dinamika sosial dan ekonomi. Ritual Hajat Tatanen di Desa Wisata Puspamukti, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami perubahan fungsi dari praktik agraris yang bersifat sakral menjadi bagian dari atraksi budaya dalam pengembangan pariwisata. Perubahan ini menimbulkan pertanyaan mengenai bentuk transformasi yang terjadi, nilai-nilai sosial budaya dalam ritual tersebut membentuk modal sosial masyarakat, serta tradisi tersebut berperan sebagai modal sosial dalam pengembangan desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk transformasi ritual Hajat Tatanen dalam konteks desa wisata, mengidentifikasi nilai-nilai sosial budaya yang terkandung dalam ritual sebagai pembentuk modal sosial, serta menjelaskan bagaimana tradisi tersebut berfungsi sebagai modal sosial dalam pengembangan Desa Wisata Puspamukti. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami peran tradisi lokal dalam pembangunan berbasis budaya. Kerangka berpikir dalam penelitian ini menggunakan Teori Pierre Bourdieu yang menekankan pada konsep habitus, field (arena), dan capital (modal). Habitus dipahami sebagai sistem nilai yang terinternalisasi dalam masyarakat, field sebagai ruang sosial tempat praktik berlangsung, dan modal sebagai sumber daya yang dimiliki oleh aktor. Konsep transformasi budaya digunakan untuk menjelaskan perubahan praktik ritual sebagai bentuk adaptasi terhadap konteks sosial yang baru, tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar yang melekat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan teknik triangulasi sumber untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Hajat Tatanen mengalami transformasi yang bersifat adaptif, ditandai dengan perubahan fungsi dari praktik sakral menjadi atraksi budaya dalam konteks desa wisata, tanpa menghilangkan makna dasar sebagai ungkapan rasa syukur. Nilai-nilai sosial budaya seperti religiusitas, solidaritas, etika terhadap alam, dan pelestarian tradisi terbukti membentuk modal sosial masyarakat melalui jaringan sosial, kepercayaan, dan interaksi antar aktor. Modal sosial tersebut selanjutnya dikonversi menjadi modal ekonomi dan budaya yang mendukung pengembangan desa wisata, sehingga tradisi Hajat Tatanen berperan sebagai sumber daya strategis dalam pembangunan desa berbasis kearifan lokal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Desa Wisata; Hajat Tatanen; Modal Sosial; Transformasi
Subjects: Sociology and Anthropology, Society
Social Process > Social Change
Culture and Institutions
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Mira Santika
Date Deposited: 17 Jun 2026 05:52
Last Modified: 17 Jun 2026 05:52
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132653

Actions (login required)

View Item View Item